Operasi Pangan Murah Sapa Buruh Tani Prabumulih

Kehadiran Operasi Pangan Murah dirasakan para buruh tani padi di Prabumulih, Sumatera Selatan. Penghasilan yang tidak seberapa dan lahan persawahan yang terendam banjir cukup memukul kehidupan mereka.

operasi pangan murah prabumulih
Jamina, seorang buruh tani padi yang menerima Operasi Pangan Murah di Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, Sumatera Selatan. (ACTNews)

ACTNews, PRABUMULIHPandemi Covid-19 disertai lonjakan harga bahan pangan turut memukul ekonomi keluarga prasejahtera. Jamina (77) salah satunya, seorang janda lansia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani padi di Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, Sumatera Selatan.

Menjadi tulang punggung bagi anak dan cucu dijalani Jamina dengan penuh pengorbanan di tengah penghasilan yang tidak seberapa dan lahan persawahan yang terendam banjir. Namun, Jamina tidak gentar mencari sesuap nasi agar keluarga kecilnya bisa terus bertahan hidup.

"Selama Covid-19 ini cukup sulit memang keadaannya. Harga-harga sembako juga lagi naik,” ungkap Jamina.

Akan tetapi, beban ekonomi Jamina, khususnya untuk urusan pangan, sedikit terobati dengan hadirnya Operasi Pangan Murah. Bazar pangan murah yang Jamina terima dirasakan betul manfaatnya.

“Alhamdulillah saya jadi lega, akhirnya kebutuhan dapur bisa terpenuhi,” ungkapnya saat menerima Operasi Pangan Murah, Rabu (10/11/2021).

Sementara, Tim Program ACT Prabumulih Henggar Panggalih mengungkapkan, Operasi Pangan Murah kali ini menyasar puluhan keluarga prasejahtera yang mayoritas bekerja sebagai buruh tani. Terlebih wilayah distribusi sering terendam banjir yang mengakibatkan lahan persawahan warga menjadi gagal panen.

"Kami berharap aksi-aksi kemanusiaan seperti Operasi Pangan Murah ini bisa terus bermanfaat bagi keluarga prasejahtera.Insyaallah adanya sembako murah ini bisa jadi pelipur lara dan solusi agar pangan murah bisa didapatkan secara mudah. Kami juga memohon doa dan dukungan dari dermawan sekalian," tambah Henggar.[]