Outbond Ceria untuk Santri di Karanganyar

Usianya masih muda, dan semangatnya harus terus dijaga untuk mendalami ilmu agama. Untuk itu ACT Solo menggelar outbond cerita sebagai langkah menyemangati para santri di Karanganyar.

Foto bersama santri Karanganyar. Mereka baru saja diajak untuk mengikuti kegiatan luar ruangan. (ACTNews)

ACTNews, KARANGANYARAksi Cepat Tanggap (ACT) Solo bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Karanganyar menggelar kegiatan luar ruangan atau outbound ceria serta bakti sosial, Ahad (15/4). Kegiatan ini digelar di Taman Pembelajaran Al-Qur’an (TPA) Rojulun Sholih wa Khoirunisa, Dusun Pentuk, Desa Sidorejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan yang diikuti 40 santri ini dikemas dengan berbagai permainan serta hadiah. Septi Endrasmoro, Kepala Cabang ACT Solo, mengatakan, latar bekang diadakannya outbound ini karena dirasa perlu adanya gerakan membangun semangat santri yang ada di Dusun Pentuk. Mereka merupakan santri yang sedang mendalami ilmu Al-Qur’an serta sunah.

Alasan diadakan outbound ceria ini, ACT Solo ingin berbagi kebahagiaan ke santri dengan harapan mampu memberikan mendorong santri terus bersemangat mendalami Al-Qur’an,ujar Septi.

Tak hanya kegiatan luar ruangan saja, ACT Solo juga mengajak santri untuk terlibat dalam kegiatan sosial. Berkolaborasi dengan Istana Sedekah Yayasan Darul Hikmah, santri diajak untuk mendistribusikan bantuan paket sembako ke keluarga prasejahtera di Desa Sidorejo.

Ardiyan dari tim program ACT Solo mengatakan, kegiatan sosial ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemanusiaan santri. “Menanamkan rasa peduli harus sejak dini, dan itu yang kami lakukan untuk santri-santri,” jelasnya.

Salat zuhur berjama’ah serta pesan dan kesan dari Ustaz Eko selaku pembina TPA jadi penutup kegiatan ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada ACT Solo serta relawan MRI Karanganyar, semoga kegiatan ini bisa diperluas dan bermanfaat, dengan kegiatan ini silaturahmi dapat berjalan baik” harapnya.[]


Tag