Paket Pangan Menyapa Pekerja di Menara BRI Bandung

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luas bagi masyrakat, khususnya ekonomi, dengan hadirnya pengurangan waktu dan jumlah pekerja. Merespons fenomena ini, ACT bersama CAD-IT menghadirkan paket pangan untuk puluhan pekerja di Menara BRI Bandung.

Serah terima paket pangan untuk pekerja di Menara BRI Bandung. (ACTNews)

ACTNews, BANDUNG – Pandemi Covid-19 masih membawa dampak besar di dunia, termasuk Indonesia. Sektor-sektor penting pun ikut terdampak, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga yang paling besar dirasakan dampaknya ialah ekonomi. Banyak perusahaan besar yang mengalami penurunan pendapatan, dan karyawannya terpaksa dirumahkan. Belum lagi usaha kecil yang turut terkena imbas, mereka sulit mengembangkan usaha karena berbagai keterbatasan.

Salah satu kebijakan yang kemudian berdampak besar ialah pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan di berbagai tempat di Indonesia. Gang di permukiman banyak yang ditutup untuk umum, termasuk pedagang keliling hingga orang yang sekadar lewat. Gedung-gedung perkantoran yang menjadi tumpuan ekonomi banyak orang pun mengurangi aktivitas. Di Bandung misalnya. Salah satu gedung yang mengurangi aktivitas yang juga diikuti dengan pengurangan jam kerja petugas keamanan hingga petugas kebersihan serta teknisi ialah Menara BRI. Dengan pengurangan ini, otomatis mengurangi pendapatan setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.

Melihat kondisi ini, karyawan salah satu perusahaan konsultan yang berkantor di Menara BRI Bandung, CAD-IT, berinisiatif menggalang sedekah yang kemudian disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). Sedekah pangan tersebut lantas diberikan untuk pekerja di Menara BRI.

“Terima kasih atas paket pangan yang disalurkan dan sudah diterima. Mudah-mudahan aksi kebaikan ini bisa terus terjalin dan semakin banyak penerima manfaatnya,” ungkap Rida yang mewakili Human Resource Development Menara BRI pada awal November lalu.

Dari sedekah yang terkumpul dari karyawan CAD-IT ini, ada 69 pekerja di Menara BRI yang mendapatkan paket pangan. Mereka merupakan pekerja yang berposisi sebagai petugas keamaan, petugas kebersihan, perawatan gedung, hingga petugas parkir. Dengan adanya paket pangan ini bisa memenuhi kebutuhan pangan penerima manfaat untuk beberapa hari ke depan.

Selama pandemi Covid-19, ACT terus meluaskan kebaikan, khususnya pangan, dengan mitra-mitra serta publik yang bersedekah melalui ACT. Penerima manfaatnya pun bukan hanya dari pekerja informal saja, tapi juga para santri serta guru honorer yang ekonominya turut terdampak.

Kepala Cabang ACT Jawa Barat Renno Mahmoeddin mengatakan, bantuan pangan menjadi salah satu fokus ACT dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat di masa pandemi. Dana yang digunakan untuk pengadaan paket pangan ini merupakan sedekah dari masyarakat serta mitra-mitra yang telah berkolaborasi dengan ACT. Namun, pangan yang telah tersalurkan hingga saat ini belum bisa menjangkau seluruh masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Untuk itu, Renno terus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat bisa ikut membantu sesama, apalagi di masa sulit seperti sekarang ini.

“ACT telah menyediakan laman Indonesia Dermawan sebagai ikhtiar menghadirkan kemudahan bersedekah untuk masyarakat tanpa konfirmasi,” jelas Renno.[]