Paket Pangan Sambut Ramadan Pengungsi Rohingya

Duka seakan berkali-kali hadir bagi pengungsi Rohingya, setelah terlunta-lunta oleh keadaan, mereka harus menghadapi musibah kebakaran besar. Di momen menjelang Ramadan lalu, ACT hadir dengan paket pangan, bantuan kemanusiaan ini datang sebagai pelipur duka.

Salah satu warga Rohingya penerima manfaat bantuan pangan gratis. (ACTNews)

ACTNews, COX’S BAZAR – Akhir Maret lalu, kebakaran melanda kamp Rohingya di Balukhali, Cox’s Bazar, Bangladesh. Musibah ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan berdampak pada 80 ribu pengungsi lainnya. Kejadian ini begitu menyedihkan, selain di kondisi mereka sebagai korban konflik kemanusiaan, juga di momen menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Ikhtiar melipur lara, Aksi Cepat Tanggap (ACT) sejak tanggal 9-11 April lalu menghadirkan paket pangan untuk pengungsi Rohingya di Balukhali. Bantuan kemanusiaan ini hadir dari sedekah masyarakat Indonesia yang menyalurkannya melalui ACT. Paket pangan berupa kebutuhan pokok harian diberikan ke 200 keluarga.

“Bantuan pangan ini merupakan bantuan pangan di momen menjelang Ramadan. Kebaikan tanpa batas ini hadir untuk pengungsi Rohingya yang terpisah jarak dan waktu dengan dermawannya,” jelas Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT, Senin (12/4/2021).

 

Selama Ramadan, Firdaus menambahkan, direncanakan pengiriman bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya akan terus berlanjut. Hidangan sahur dan berbuka pun akan disediakan sebagai ikhtiar mendampingi pengungsi di momen Ramadan.

“Ramadan tahun ini, selain untuk penduduk Rohingya, bantuan kemanusiaan juga akan menyapa penduduk lain di berbagai negara yang tengah dirundung konflik kemanusiaan dan krisis sumber daya,” tambah Firdaus.[]