Paket Pangan untuk Warga Terdampak Banjir Lebak

Banjir bandang yang menerjang Lebak masih menyisakan duka bagi warga hingga sekarang. Mereka masih membutuhkan bantuan, baik kebutuhan pangan maupun tempat tinggal yang telah hancur diterjang air bah.

Paket Pangan untuk Warga Terdampak Banjir Lebak' photo
Pendistribusian paket pangan bagi warga terdampak banjir bandang di Banten pada pekan pertama Feberuari 2020 ini. Dibantu relawan dan warga, bantuan ini sampai diterima warga terdampak bencana. (ACTNews)

ACTNews, LEBAK Bencana alam yang menerjang Kabupaten Lebak, tepatnya di Kecamatan Sajira, masih menyisakan duka hingga hari ini. Walau bencana telah berlalu satu bulan lalu, hingga kini warga masih meresakan dampaknya. Terdata 930 jiwa masih bertahan di pengungsian karena tempat tinggalnya mengalami kerusakan setelah diterjang banjir bandang.

Salah satu wilayah yang mengalami kerusakan parah ialah di Kampung Susukan, Desa Bungurmekar, Sajira. Akses jalan berupa jembatan untuk menyambangi kampung ini masih terputus. Terpaksa warga selama ini harus menyebarangi sungai menggunakan rakit darurat yang terbuat dari bambu atau drum bekas.

Selain akses jalan yang masih terputus, kebutuhan pangan warga pun mulai terancam. Pasalnya, stok logistik bantuan mulai berkurang seiring berakhirnya masa tanggap darurat. Untuk itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkolaborasi dengan Türkiye Diyanet Vakfı (TDV), lembaga kemanusiaan asal Turki, pada pekan pertama Februari 2020 mendistribusikan paket pangan.

Khoirunnisak dari tim Global Philanthropy Network - ACT mengatakan, bantuan tersebut didistribusikan ke warga yang terdampak bencana banjir bandang  di Lebak. “Akses jalan yang masih terputus membuat warga kesulitan mendapatkan stok pangan yang layak. Kehadiran ACT dan Türkiye Diyanet Vakfı di awal Februari ini untuk memenuhi kebutuhan itu,” jelas Khoirunnisak.


Serah terima bantuan paket pangan dari ACT dan TDV ke warga terdampak banjir di Lebak. (ACTNews)

Proses pendistribusian bantuan ini dibantu relawan dan warga. Menggunakan rakit darurat yang secara swadaya masyarakat buat, paket pangan dari Türkiye Diyanet Vakfı dikirimkan ke pengungsian warga. Pengiriman bantuan ini harus menyeberangi sungai karena jembatan desa hancur akibat terjangan banjir bandang.

Tak hanya di Lebak, ACT dan Türkiye Diyanet Vakfı juga mendistribusikan paket pangan di tempat lain. Totalnya mencapai 340 paket pangan yang terdistribusi bagi warga di dua kecamatan, masing-masing di Lebak dan Bogor. Warga yang mendapatkan paket pangan ini merupakan korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada awal tahun 2020 ini.

Sebelumnya pada awal tahun 2020 ini hujan dengan intensitas tinggi mengguyur berbagai wilayah, termasuk Lebak, Banten. Aliran sungai yang melintas di Kecamatan Sajira tak mampu menampung debit air yang mengakibatkan banjir bandang menerjang permukiman warga.

Banjir awal tahun ini adalah banjir pertama untuk warga-warga di Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten. Hujan mengguyur sejak malam pergantian tahun sampai membuat daerah itu banjir pada pagi hari. Menjelang siang, banjir surut. Tiba-tiba tepat pukul 11 WIB, banjir bandang besar menerjang Sajira Mekar.[]


Bagikan