Palestina Terus Waspada Hadapi Covid-19

Pejabat Penting Palestina Saeb Erekat menjalani perawatan dengan prosedur pasien Covid-19. Jumlah pasien positif Covid-19 per Rabu (21/10) 569 kasus baru.

Palestina Terus Waspada Hadapi Covid-19' photo
Relawan Aksi Cepat Tanggap membagikan makanan kepada penerima manfaat menggunakan pakaian pelindung diri. (ACTNews)

ACTNews, TEPI BARAT – Kepala Negosiator Palestina, yang juga Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat (65) dinyatakan positif mengidap penyakit pernapasan pada 8 Oktober. Ia dipindahkan pada hari Ahad (18/10) dari rumahnya di Jericho, daerah terokupasi Tepi Barat ke Pusat Medis Hadassah Israel di Yerusalem, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera. Erakat disebut mengalami kondisi kesehatan kritis dan menjalani perawatan untuk komplikasi penyakit Covid-19.

Dilansir dari WAFA, jumlah kasus positif Covid-19 di Palestina tercatat 569 kasus baru dalam 24 jam terakhir dengan enam kematian, sebagaimana dilaporkan tim Menteri Kesehatan Palestina Mai Alkaila. Ia mengatakan kasus kematian terjadi di Tepi Barat.

Palestina terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran kasus Covid-19. Pada 2 Oktober lalu, otoritas Palestina mengumumkan masa tanggap darurat selama 30 hari.

Di masa tanggap darurat pula Aksi cepat Tanggap berikhtiar memberikan bantuan kesehatan dan pangan.  Ambulans dan tim medis Aksi Cepat Tanggap berkeliling selama satu bulan penuh untuk melayani masyarakat Gaza yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan. Tim menyusuri wilayah Jabalia, salah satu pengungsian internal terpadat, lalu Beit Hanoun, Beit Lahia, Desa Om Al Naser, dan Shyiekh Radwan. Lebih dari 3.700 jiwa mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis selama waktu operasi Ambulans Dermawan dan tim medis ACT.

Seratus paket bahan makanan menjadi bantuan kemanusiaan yang juga dihadirkan untuk Gaza di Oktober ini. Bingkisan ini dibagikan kepada anak-anak yatim di Jabalia, Gaza Utara. Pembagian pangan tersebut adalah salah satu ikhtiar untuk membantu para yatim Palestina di masa masa pandemi saat ini.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response - ACT menjelaskan Palestina menjadi satu negara dengan konflik kemanusiaan yang masuk dalam program Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam ACT secara berkala. “Berbagai bantuan terus disampaikan kepada masyarakat Palestina. Sahabat Dermawan juga bisa mendukung bantuan untuk Palestina terbaik melalui laman Indonesia Dermawan atau rekening BNI Syariah 6600003314 atas nama Aksi Cepat Tanggap,” ajak Said.[]