Pandemi Covid-19, Musibah Ganda bagi M. Rozi Guru Honorer di Lima Puluh Kota

Jauh sebelum pandemi Covid-19, gaji guru honorer sudah pas-pasan dan membuat mereka bekerja atau usaha sampingan. Adanya pandemi membuat usaha sampingan babak belur dan gaji pun ditangguhkan.

guru muhammad rozi
Muhammad Rozo usai menerima bantuan paket pangan dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, LIMA PULUH KOTA – Pandemi Covid-19 benar-benar menghancurkan perekonomian Muhammad Rozi, seorang guru honorer di wilayah Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Gajinya sebagai guru honorer jauh dari cukup, sehingga ia harus mencari pemasukan lain. 

Rozi mengajar di salah satu sekolah tingkat dasar di Kampung Dalam, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jauh sebelum pandemi Covid-19, gaji yang ia terima di Rp600 ribu per bulan dan sangatlah kurang jika untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga, dirinya mencari penghasilan tambahan dengan berjualan pakaian usai mengajar. 

“Adanya Covid-19 membuat usaha sampingan saya babak belur. Gaji guru juga dirapel 3 bulan sekali, jadi yak susah. Makan seadanya, tetapi tidak sampai meminta-minta, harus tetap bersyukur masih sehat,” kata Rozi, Ahad (4/7/2021). 

Rozi mengungkapkan, nasib usaha babak belur akibat pandemi Covid-19 tidak hanya dialami dirinya, namun juga oleh guru-guru honorer yang lain. Banyak guru akhirnya cuma bisa pasrah agar pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga usaha sampingan lancar dan gaji guru juga tidak ditunda pembayarannya. 

“Guru honorer memang banyak yang usaha sampingan, untuk cari pemasukan lain. Mereka juga kena. Ada yang jual motor, jual tanah, atau yang tidak punya cuma bisa pasrah. Berdoa agar Covid-19 segera berakhir, kondisi kembali normal,” jelasnya.

Tim program dari ACT Payakumbuh-Lima Puluh Kota, Almuhsinin mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19, banyak guru honorer semakin kesulitan memenuhi kebutuhan. Sehingga solidaritas masyarakat sangatlah diperlukan. Apalagi pandemi Covid-19 di Indonesia kembali menggila penyebarannya. 

“Membantu para guru honorer yang sedang kesulitan, Global Zakat-ACT memberikan bantuan paket pangan untuk guru termasuk Rozi. Diharapkan ke depan akan lebih banyak masyarakat yang tergugah hatinya untuk membantu sesama yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Muhsin, Senin (5/7/2021). []