Pandemi Menghadang, Acim Kreatif Cari Pendapatan

Kendati pandemi masih mendampak usaha, Acim (58) tak menyerah. Ia membuat kerajinan tangan sebagai sampingan berjualan sayur dan buah.

Acim ketika ditemui di rumahnya di kawasan Gunung Putri pada Sabtu (6/3/2021).

ACTNews, BOGOR – Rumah kayu dan bambu yang ditempati Acim (58) penuh dengan hasil karya. Barang bekas yang ia tadah, menumpuk di samping rumah, menunggu jadi anyaman. Sepasang wayang golek yang belum tuntas juga hasil tangannya. Begitu pula dengan gorden dari bambu yang terpasang di belakang balainya.

“Lumayan, nanti dijual. Saya hobi juga bikin kerajinan tangan begini,” ujar Acim sembari menunjukkan hasil karya. Saat itu tim Global Wakaf-ACT menemui Acim di rumahnya, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/3/2021) silam.

Berjualan kerajinan tangan menjadi ikhtiar bapak tiga anak itu. Walaupun hanya menghidupi diri sendiri karena semua anaknya telah Mandiri, Acim  tak mau hanya bergantung pada anak-anaknya semata. Jualan sayur dan buah masih ia lakukan setiap hari.

“Sayuran kampung istilahnya mah. Saya jual daun-daunan yang bisa jadi lalapan. Daun-daunan yang ada di sekitar, seperti daun singkong, kalau buah ada pisang,” jelas Acim.


Acim menjual buah dan sayur yang diambil dari kebun terdekat atau milik tetangganya. Pisang jadi salah satu buah dagangan Acim. (ACTNews/Reza Mardhani)

Ancim mengaku, belakangan usahanya mengalami kesulitan selama pandemi. Apalagi, ia harus menjajakan sayur dan buah di perumahan-perumahan. Tak jarang, ia sulit mendapat pelanggan lantaran portal kompleks kini banyak ditutup. 

Selain itu, ia mengaku, pendapatan pun drastis hingga 50 persen dari yang biasa didapat. Suatu kali, ia pernah berjualan rambutan, namun modalnya tidak kembali. “Kalau dikata enggak laku, ada yang beli. Istilahnya kalau bawa seratus ikat itu enggak abis seharian. Biasanya kita kan setengah hari udah pulang,” kata Acim mengingat hari itu. Ia pun berharap usahanya bisa berjalan kembali setelah pandemi.


Didukung Gerakan Sedekah Pangan Nasional

Dukungan awal untuk Acim datang lewat Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Dari Wakaf Distribution Center di Gunung Putri, Global Wakaf-ACT mendistribusikan bantuan beras untuk Acim.

“Ini adalah bentuk support kita. Seperti kita tahu, saat ini pandemi banyak yang kesulitan pangan. Untuk mengatasi semua itu, kita menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat. Bukan hanya masyarakat prasejahtera, tujuan dari gerakan ini antara lain pesantren, TNI, POLRI, dan pemerintahan. Ini adalah apresiasi kita karena instansi-instansi ini telah menjaga dan melayani masyarakat,” kata Arief Ragil dari Tim Wakaf Distribution Center.

ACT akan terus meluaskan Gerakan Sedekah Pangan Nasional ke seluruh penjuru negeri. Oleh karenanya, Arif mengajak para dermawan untuk berpartisipasi pada aksi ini.

“Apa yang sahabat dermawan berikan, ini bukti nyatanya. Maka mohon dibantu sedekah terbaik agar lebih banyak saudara kita yang menerima,” ajak Arif.[]