Pandemi Tak Surutkan Semangat Berkurban di Tahun 2020

Iduladha tahun ini seolah istimewa dengan hadirnya pandemi. Berbagai sektor kehidupan, khususnya ekonomi, mengalami penurunan, sedangkan ibadah satu ini memerlukan alokasi dana. Akan tetapi, semangat berkurban ternyata tak surut, diwujudkan dengan kurban yang disalurkan melalui Global Qurban di tahun 2020 yang jumlahnya mencapai ribuan setara kambing dengan penerima manfaat hingga 2 juta jiwa.

Penerima manfaat daging kurban Global Qurban di tahun 2020 yang didistribusikan di Tasikmalaya. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, JAKARTA – Bencana alam di beberapa wilayah kemudian disusul dengan pandemi Covid-19 yang resmi dinyatakan mewabah di seantero Indonesia menjadi pembuka tahun 2020. Dampaknya cukup dirasakan oleh masyarakat. Berbagai sektor kehidupan terpengaruh. Sebut saja pendidikan yang meniadakan kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Kemudian ekonomi yang sempat tersendat akibat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar. Begitu juga kegiatan sosial yang diminta untuk tak lagi membuat kerumunan.

Begitulah kiranya kenyataan yang dihadapi di bulan-bulan awal 2020. Bahkan, efeknya masih dirasakan hingga sekarang. Bagi mereka yang tertimpa bencana awal tahun, proses pemulihannya masih berlangsung sampai sekarang, seperti warga korban bencana longsor di Desa Cileuksa, Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sedangkan kebangkitan masyarakat dari pandemi masih dinantikan.

Namun, keterpurukan, ekonomi khususnya, pascabencana dan disambut pandemi seolah tak menyurutkan masyarakat untuk tetap menunaikan ibadah, salah satunya kurban yang jelas memerlukan alokasi dana. Hal ini bisa terlihat dari hewan-hewan kurban yang disembelih masyarakat dengan cara langsung menyerahkannya ke masjid atau lingkungan tempat tinggal masing-masing, juga menyalurkannya melalui lembaga kemanusiaan, salah satunya Global Qurban.

Di tahun istimewa ini, Global Qurban menerima hingga ribuan hewan kurban setara kambing dari masyarakat. Walau mengalami penurunan jumlah dibandingkan tahun sebelumnya, angka ini seakan menjadi harapan dan wujud nyata semangat berkurban masyarakat di tengah menurunnya pendapatan dampak pandemi.

“Di tahun ini Global Qurban kembali menyalurkan ribuan hewan kurban. Walau jumlahnya berbeda dibanding tahun sebelumnya, distribusi tetap menyebar ke berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua. Harapannya, bisa menjadi pelecut semangat serta edukasi ke masyarakat bahwa ibadah tak berkurang di tengah pandemi,” ungkap Sukorini dari Tim Global Qurban, Selasa (15/12).

Selain distribusi hewan kurban di dalam negeri, tahun 2020, Global Qurban juga menyalurkan hewan kurban masyarakat ke negara-negara yang sedang dirundung konflik kemanusiaan dan krisis sumber daya. Total di 33 negara, Global Qurban menyampaikan 1.605 hewan kurban setara sapi dengan nyaris 1 juta jiwa penerima manfaat.

“Pekurban yang menyalurkan ibadahnya untuk negara konflik dan krisis sumber daya di tahun ini juga cukup banyak. Hal ini menjadi bukti kedermawanan masyarakat tetap tinggi sekalipun sedang dirundung pandemi,” tambah Sukorini.

Kini, akhir tahun tinggal menanti hari. Satu tahun telah ditempuh dengan berbagai rasa haru, senang hingga ujian. Di tahun baru nanti, Global Qurban dan kita semua pada umumnya berharap agar kondisi normal kembali dan pandemi telah berakhir. Namun, hal ini juga menjadi tantangan bersama, apakah akan mempertahankan dan meningkatkan ibadah serta kedermawanan, atau malah berkurang jika ujian pandemi benar-benar berakhir.[]