Pangan dan Alquran Perkuat Spirit Ramadan Muslim Uganda

Tak hanya di Indonesia, paket pangan pra-Ramadan dari ACT menyapa Uganda

Pangan dan Alquran Perkuat Spirit Ramadan Muslim Uganda' photo

ACTNews, BUDUDA – Tanah tandus nan gersang seolah menjadi teman akrab masyarakat yang tinggal di Republik Uganda di Afrika Timur. Sama seperti negara di Benua Hitam lainnya, kemiskinan menjadi isu utama. Dengan jumlah penduduk lebih kurang 23 juta jiwa, sebagian besar di antara mereka hidup di bawah garis kemiskinan.

Pada akhir April 2019 lalu, Global Zakat - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengunjungi Uganda, tepatnya Distrik Bududa yang ada di timur Uganda.

Di Bududa, Global Zakat - ACT mendistribusikan paket pangan untuk ratusan keluarga prasejahtera. Sebagian dari mereka ialah yang keluarganya juga menjadi korban longsor tahun 2018 lalu. Saat bencana itu terjadi, puluhan orang dinyatakan meninggal dunia serta ratusan orang hilang.

“Kami distribusikan pada Ahad (21/4) lalu. Ada 200 penerima manfaat, yang merupakan keluarga dari korban bencana longsor dan keluarga dalam kondisi ekonomi prasejahtera,” jelas Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response - ACT, Jumat (3/5).

Paket pangan ini diberikan untuk membantu warga muslim dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan nanti. Selain makanan pokok, Global Zakat-ACT juga memberikan mushaf Alquran kepada masyarakat serta anak-anak yang masih mengenyam pendidikan di madrasah.  



Di Uganda, Islam masih menjadi minoritas. Tak sedikit anak-anak sulit mendapatkan pendidikan agama dengan baik. Fasilitas yang minim seperti bacaan buku agama di madrasah menjadi kendala utama. Pemberian mushaf Alquran ini diharapkan dapat menjadi pendukung masyarakat Uganda, khususnya anak-anak dapat mendalami ilmu agama.

“Mereka kekurangan perlengkapan buku agama dan mushaf Alquran sehingga mereka tidak terlalu mengerti ilmu tentang agama Islam yang mereka yakini,” tambah Said.

Tak hanya di Bududa, paket pangan menjelang Ramadan dan mushaf Alquran juga didistribusikan di Natumba, Butaleju, Sironko, Mbale, Bulambuli, Namakwekwe, Busano, Ndega, dan Nakunsi. Setidaknya ada 1.240 warga yang menerima bantuan tersebut. Salah satu warga sangat berterima kasih atas adanya bantuan ini. “Kepada seluruh masyarakat Indonesia, kami ucapkan terima kasih atas bantuan pangan ini untuk kebutuhan gizi anak-anak, mushaf Alquran juga sangat membantu sehingga kamu dapat membaca kitab suci ini,” ungkap salah seorang warga akhir April lalu. []

Bagikan