Pangan Gratis Didistribusikan kepada Warga Terdampak Pandemi di Bogor

“Yang penting sehat. Ini nikmat yang banyak orang inginkan sekarang. Meski cuma makan sekepal, tidak apa-apa,” kata Hadi (76) seorang warga Bojong Nangka, Gunung Putri, Bogor.

operasi pangan gratis
Hadi saat ditemui tim ACTNews. (ACTNews/Muhamad Ubaidillah)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Usai program Operasi Pangan Gratis untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 diluncurkan pada Kamis (8/7/2021), Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera merealisasikannya. Pangan berupa beras dan air minum wakaf didistribusikan kepada masyarakat prasejahtera terdampak pandemi di wilayah Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. 

Salah satu penerima, Hadi (76), seorang tukang sapu di satu yayasan pendidikan di Bojong Nangka menceritakan, pandemi Covid-19 membuat ia beristirahat dari pekerjaannya. Namun, ia bersyukur pihak yayasan masih memberinya gaji bulanan sebesar Rp600 ribu. Meski begitu, anak bungsunya harus kehilangan pekerjaan. 

“Anak saya (yang bungsu) di-PHK dari pekerjaan menjadi cleaning service dan sampai sekarang belum dapat pekerjaan lagi. Saya makan sama garam atau sama kecap enggak papa. Lagi sulit begini, mau makan enak juga tidak punya (duit),” kata Hadi saat diwawancarai ACTNews, Kamis (8/7/2021). 

Hadi melanjutkan, ketiga anak lainnya yang sudah berumah tangga, juga tidak bisa banyak membantu. Karena kondisi ketiganya saat ini juga sama, terkena PHK, dan pendapatan ojek daring hanya cukup untuk makan sekeluarga. 

“Yang penting sehat. Ini nikmat yang banyak orang inginkan sekarang. Meski cuma makan sekepal, tidak apa-apa. Saya tidak pernah meminta-minta agar anak-anak saya kasih, karena sekarang mereka juga sulit,” ujarnya usai menerima paket pangan gratis dari ACT.  

Arief Ragil Muharram dari tim Program ACT mengatakan saat ini banyak masyarakat yang senasib seperti Hadi dan anak-anaknya. Sehingga mereka perlu dukungan agar tetap bisa makan selama pemberlakukan PPKM, bahkan hingga pandemi Covid-19 berakhir. Jangan sampai banyak orang yang sedang isolasi mandiri atau yang diam di rumah kelaparan. 

“Mari gotong royong, selamatkan bangsa dari pandemi. Dengan program Operasi Pangan Gratis, kita selamatkan masyarakat dari kesulitan pangan selama pandemi Covid-19. Jangan sampai ada tetangga atau teman di sekitar kita yang kelaparan,khususnya selama pandemi Covid-19 sekarang,” kata Arief. []