Pantang Putus Asa Walau Usaha Nyaris Gulung Tikar

Samida (49) dan keluarga sudah lama menggantungkan hidup sebagai penjual bakso dan mi kuah. Namun, kini warung rumahan yang dikelolanya itu nyaris tutup karena modal usaha yang makin menipis.

Samida (49) tengah menyiapkan beberapa porsi mi kuah. Usaha yang sudah jalani selama 26 tahun itu nyaris tutup. (ACTNews)

ACTNews, TAKALAR ­– Sepuluh tahun sudah Samida menjadi tulang punggung keluarga. Baso Daeng Gassing, suaminya, berpulang saat mengantarkan ikan hasil melaut. Kala itu, perahu yang ditumpangi Baso bersama kelompok nelayannya tenggelam di perairan Takalar. Segala upaya sudah dilakukan Tim SAR, namun jenazah para nelayan itu tidak pernah ditemukan. Sejak 2010, Baso Daeng Gassing tidak lagi kembali ke rumah.

Kini Samida seorang diri menjalani usaha bakso dan mi kuah yang sudah dilakoni keluarganya selama 26 tahun. Sepuluh tahun duka Samida berangsur pulih, namun ikhtiar Samida menafkahi keluarga kini diuji dengan pandemi Covid-19. Modal dagang bakso dan mi kuahnya menipis, penghasilan tidak menentu, sementara kebutuhan hidup sehari-hari harus terus dicukupi.

“Tetap tidak boleh putus asa. Sekarang berdagang dibantu anak perempuan,” cerita Samida kepada tim Masyarakat Relawan Indonesia Takalar saat mengunjunginya, Rabu (17/6). Penjualan bakso dan mi kuah Samida menjadi sumber utama pemasukan keluarga.

Samida menjadi salah satu penerima manfaat Sahabat Usaha Mikro Indonesia (Sahabat UMI) di Sulawesi Selatan. Sedekah modal dari Sahabat Dermawan diberikan untuk menunjang usaha Samida.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih atas bantuan modal ini. Doakan saya agar usaha tetap bisa berjalan,” kata Samida.

Koordinator Program ACT Sulawesi Selatan Andi Syurganda Haruna menerangkan,  ACT Sulsel terus berikhtiar mendukung para ibu tulang punggung keluarga. Saat ini, ACT Sulsel telah menyokong puluhan usaha para ibu di Sulawesi Selatan. “Kami berharap ikhtiar kami turut didukung Sahabat Dermawan. Semoga langkah kita membersamai para ibu bisa semakin kuat lagi,” kata Syurganda.[]