Panti Asuhan Sayang Omak Menantikan Kedermawanan

Si jago merah membakar Panti Asuhan Sayang Omak di Desa Simpang Padang, Bengkalis. Akibat musibah ini, bangunan mengalami kerusakan serta semua barang berharga hangus tak bisa diselamatkan.

panti asuhan sayang omak terbakar
Bangunan Panti Asuhan Sayang Omak usai kebakaran. (ACTNews)

ACTNews, BENGKALIS — Kebakaran kembali melanda Panti Asuhan Sayang Omak di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Ahad (15/5/2022). Musibah ini merupakan kali kedua yang dialami panti asuhan tersebut, setelah kejadian serupa terjadi 2019 silam.

Pengurus Panti Asuhan Sayang Omak Mariana menjelaskan, kebakaran terjadi pukul 10 pagi. Kejadian ini berlangsung ketika anak-anak sedang menjalankan kegiatan pagi. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

"Fokus utama mengevakuasi anak-anak (penghuni panti), alhamdulillah semuanya selamat. Barang-barang tidak banyak yang bisa diselamatkan, karena api cepat membesar," kata Mariana, Ahad (15/5/2022). 

Aditya Perdana Putra dari tim Aksi Cepat Tanggap Duri, mengatakan, 90 persen bangunan panti hangus terbakar. Hanya tersisa tembok bagian depan. Begitu juga barang-barang yang ada di dalamnya tidak dapat diselamatkan. 

"Mushaf Al-Qur’an, buku-buku, dokumen penting, alat-alat sekolah, pakaian anak-anak penghuni panti, dan lemari hangus terbakar. Sebanyak 20 anak penghuni panti sekarang diungsikan ke rumah warga terdekat," kata Aditya, Selasa (24/5/2022). 

Untuk kebutuhan sehari-hari saat ini, Panti Asuhan Sayang Omak berharap bantuan dari para dermawan. ACT Duri pun berikhtiar membangun kembali panti asuhan bagi anak-anak terlantar ini.

"Sahabat Dermawan bisa ikut membantu melalui Indonesia Dermawan," pungkas Adit.[]