Pasar Sedekah Jadi Harapan Berjayanya Usaha di Masa Pandemi

Datangnya pandemi Covid-19 memaksa para pelaku usaha beralih ke penjualan daring. Bisa menjangkau pembeli lebih banyak dan luas menjadi harapan. Terlebih, melalui platform pasarsedekah.com, jual-beli tak hanya sekadar transaksi, tapi juga bernilai berkah.

Halaman utama pasarsedekah.com saat diakses melalui gawai. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, JAKARTA – Platform jual-beli daring sekaligus sedekah, pasarsedekah.com, pada Selasa (22/12) kemarin resmi diluncurkan. Melalui platform ini, pembeli akan dimanjakan dengan kemudahan bersedekah di setiap transaksinya. Sedangkan penjual bakal bisa memperluas jangkauan usahanya. Hadirnya marketplace baru yang dipelopori Aksi Cepat Tanggap ini pun disambut baik oleh banyak pihak.

Ratnasari, perempuan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) asal Pisangan, Matraman, Jakarta Timur, merupakan salah satu yang menyambut baik hadirnya Pasar Sedekah. Pemilik Gerai Dhiza yang menjual camilan, makanan beku hingga aksesoris ini mengaku mendukung dan akan memasarkan produknya melalui Pasar Sedekah.

“Ini merupakan gebrakan yang sangat baik, memadukan antara jual-beli dengan sedekah yang sangat mudah. Menguntungkan bagi pedadang, pembeli serta masyarakat prasejahtera yang bakal menerima sedekahnya,” ungkap Ratna.

Ratna sendiri merupakan pedagang binaan ACT Jakarta Timur dan penerima modal usaha melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro. Selama pandemi, ia mengaku omzetnya turun drastis. Berbagai cara dilakukan Ratna untuk bertahan, termasuk beralih dan menguatkan penjualan produknya secara daring.

“Sekarang ada Pasar Sedekah, jadi bisa lebih meluaskan dagangan saya,” tambah Ratna.

Tak hanya Ratna yang menyambut bahagia hadirnya Pasar Sedekah, Yasril Umar, pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mengaku senang dengan adanya marketplace ini. Melalui Pasar Sedekah, ia berharap bisa membangkitkan roda penjualan produknya dan produk pedagang lain di Pasar Tanah Abang, khususnya di saat pandemi seperti sekarang ini.

“Lewat Pasar Sedekah, semoga pemasaran produk bisa lebih luas sekaligus bersedekah dengan mudah,” ungkap Yasril yang juga sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Fatahillah yang ada di puncak gedung Blok B Pasar Tanah Abang, Selasa (22/12).

Hadirnya Pasar Sedekah, Yasril menambahkan, sangat penting adanya untuk kembali menjayakan perekonomian di tengah keterpurukan akibat pandemi. Pasalnya, di Pasar Tanah Abang yang menjadi tempat Yasril berjualan, saat ini banyak pedagang yang tidak lagi bisa membuka tokonya karena kehabisan modal dampak pandemi. Penutupan pasar seiring dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar beberapa waktu lalu, memaksa pedangang berdiam di rumah saja dan menggunakan modal dagangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup harian, apalagi bagi pedagang yang belum terbiasa berjualan online.

Kini, harapan Yasril, Pasar Sedekah bisa membimbing pedagang di Pasar Tanah Abang, atau bahkan menghadirkan perwakilannya agar pedagang setiap saat bisa berkonsultasi atau sekadar bertanya terkait penjualan daring melalui Pasarsedekah serta kendala yang mungkin saja dihadapi. Hal tersebut demi mengembalikan geliat ekonomi di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu, karena di balik perputaran uang yang besar di Tanah Abang, banyak keluarga yang terhidupi, mulai dari pedagang kecil, kuli angkut, pengrajin konveksi dan lain-lain.

“Dengan hadirnya Pasar Sedekah semoga bisa meramaikan lagi geliat ekonomi yang dipadu dengan sedekah,” harap Yasril.[]