Pascagempa, Bantuan untuk Solok Selatan Terus Bergulir

Pascagempa, Bantuan untuk Solok Selatan Terus Bergulir

ACTNews, SOLOK SELATAN - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat hingga sekarang masih menggalang bantuan untuk korban gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Solok Selatan pada Kamis (28/2). Penggalangan bantuan merupakan aksi lanjutan, setelah mendirikan Posko Kemanusiaan sekaligus Dapur Umum di Kecamatan Sangir, Balai Janggo, Solok Selatan.

Aan Saputra dari Tim Program ACT Sumbar memaparkan, Dapur Umum sendiri telah beroperasi untuk menyediakan 600 porsi per hari untuk masyarakat yang terdampak bencana. “Relawan yang tergabung dalam MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) juga sudah berada di lokasi sejak awal pascabencana,” kata Aan.

Gempa tektonik Solok Selatan pada Kamis (28/2) tidak hanya terjadi sekali. Gempa pertama terjadi pukul 01.55 WIB berkekuatan 4,8 SR, kemudian gempa susulan terjadi pukul 06.27 WIB berkekuatan 5,3 SR.

Sementara hasil pendataan ACT dan MRI Sumbar yang berkoordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, sebanyak 61 jiwa mengalami luka. Tak hanya korban jiwa, sebanyak 479 unit rumah dan 15 unit fasilitas umum rusak.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menetapkan 14 hari masa tanggap darurat pascabencana, diperkirakan membutuhkan waktu lama untuk pemulihannya. “Pemerintah harus bisa menjamin penampungan yang layak dan penyediaan logistik bagi para korban,” kata Abdul Rahman Wakil Bupati Solok Selatan.

ACT Sumbar, kata Aan, akan terus menanti kedermawanan masyarakat untuk lebih mudah membantu korban gempa Solok Selatan. Bantuan dapat disalurkan langsung ke kantor ACT Sumbar yang berada di Jalan S. Parman No. 170C, Ulak Karang Selatan, Padang Utara.

"Penggalangan bantuan untuk warga di Solok Selatan sudah dilakukan. Bagi yang ingin menyumbang bisa melalui rekening Bank Nagari Syariah 71000 2202 99998," kata Aan pada Selasa (5/3). []