Pasukan Israel Serbu Universitas Birzeit dan Menembaki Mahasiswa Palestina

Pasukan Israel menyerbu Universitas Birzeit dan menembakkan peluru tajam ke arah mahasiswa. Sejumlah mahasiswa terluka dan beberapa ditangkap paksa.

israel serang siswa gaza
Ilustrasi. Siswa Palestina yang ditangkap paksa oleh pasukan Israel. (Getty/Wisam Hashlamoun)

ACTNews, TEPI BARAT – Dua mahasiswa Palestina terluka oleh tembakan Israel dan empat lainnya ditangkap paksa ketika tentara Israel menyerbu Universitas Birzeit di Ramallah, Tepi Barat pada Senin, pekan lalu.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Universitas Birzeit mengatakan pasukan Israel memasuki kampus melalui gerbang utara. Dengan jumlah personil yang cukup banyak, Israel menembakkan peluru tajam ke arah mahasiswa.

Sebuah video yang tersebar di media lokal Palestina, menunjukkan Ismail Barghouti–salah satu siswa yang ditangkap, menerima perawatan di rumah sakit setelah serangan itu.

Empat siswa lainnya yang ditangkap adalah Qassam Nakhleh, Abdel Hafez Sharbati, Walid Harazneh dan Muhammad al-Khatib. Mereka adalah anggota aktif dari serikat mahasiswa universitas dan ditangkap oleh pihak Israel tanpa alasan yang jelas.

Universitas Birzeit pun mengecam "serangan terang-terangan" tersebut. Pihaknya meminta dukungan kelompok-kelompok internasional dan hak asasi manusia untuk melindungi lembaga pendidikan Palestina dari serangan Israel.

Hal senada pun disampaikan sejumlah tokoh nasional dan organisasi masyarakat sipil. Organisasi-organisasi tersebut menganggap otoritas pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan mahasiswa yang dipenjara dan menuntut pembebasan mereka segera.[]