Pasukan Israel Tangkap 15 Warga Palestina di Tepi Barat Tanpa Alasan

Sejumlah 15 warga Palestina ditangkap tentara Israel tanpa alasan yang jelas.

Israel  menangkap warga Palestina
Pasukan bersenjata Israel menangkap seorang anak di gerbang Al Amod di wilayah Yerusalem, Selasa (21/6/2021) sore. (Quds News Network)

ACTNews, RAMALLAH – Pascapelantikan Perdana Menteri baru, Israel tampaknya tak ada perubahan yang signifikan terhadap upaya perdamaian dengan Palestina. Israel malah semakin agresif menyerang Palestina, hal ini terbukti atas serangan udara yang dilakukan Israel di Jalur Gaza pada Kamis (17/6/2021).

Air mata warga Palestina belum kering usai serangan udara, kini Israel malah menangkap 15 warga Palestina di Tepi Barat. Penangkapan ini terjadi secara paksa dengan kekerasan, bahkan tentara Israel membobol hingga menggeledah masuk rumah warga Palestina. Penangkapan 15 warga Palestina ini bahkan tanpa adanya surat perintah dan proses hukum yang jelas, tentara Israel berdalih tindakan ini demi mencari orang-orang yang telah diincar sejak lama.

Sementara itu, dua warga Palestina dari kota Kafr Qaddum, sebelah timur kota Qalqiliya ditangkap setelah dihentikan di sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk Kota Beitillu, barat laut Ramallah. 

Penangkapan juga terjadi di Tepi Barat selatan, pasukan Israel menerobos masuk ke kamp pengungsi Aida, utara Betlehem, dan menahan seorang Palestina. Penangkapan juga terjadi di Distrik Hebron, kendaraan militer Israel menyerbu Kota Beit Ummar yang mana, pasukan menahan lima orang lainnya; seorang remaja 17 tahun dan empat mantan tahanan.[]