Pekan Kedua Juni, Aksi Kemanusiaan Bersama Angkat Indonesia Semakin Masif Dilakukan

Aksi Bersama Angkat Indonesia kian masif dilakukan. Dalam sepekan terakhir total aksi mencapai 673, dilakukan di 23 provinsi, 76 kabupaten atau kota, 185 kecamatan, 246 desa atau kelurahan, melibatkan 2.277 relawan, dan melayani 99.653 jiwa.

bersama angkat indonesia
Aksi Cepat Tanggap mendistribusikan bantuan pangan kepada Warga Cileuksa, Bogor, Jawa Barat. (ACTNews?reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Aksi-aksi Bersama Angkat Indonesia terus menerus dilakukan. Cakupannya meluas hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Menyentuh puluhan ribu masyarakat dan melibatkan ribuan relawan kemanusiaan. 

Direktur Program Aksi Cepat Tanggap Sri Eddy Kuncoro menerangkan, dalam kurun waktu 6-12 Juni, Aksi Cepat Tanggap, Global Zakat-ACT, dan Global Wakaf-ACT, total telah mengimplementasikan 24 program di dalam negeri, mulai dari bidang kesehatan, infrastruktur, pangan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi melalui wakaf.

“Di bidang pangan, melalui program Beras Wakaf Gratis total penerima manfaat mencapai 65.720 jiwa dan pendistribusian beras gratis melalui Humanity Care Line telah melayani 26.885 jiwa. Sementara itu Operasi Makan Gratis telah dinikmati oleh 1.450 jiwa, Humanity Food Truck menyapa 300 jiwa, dan paket pangan untuk dai diberikan kepada 130 pendakwah,” jelas Eddy.

Ia melanjutkan, di bidang pendidikan, aksi pemberian bantuan biaya hidup untuk dai telah direalisasikan kepada 165 jiwa, lalu biaya hidup untuk guru 60 jiwa,  paket pendidikan telah diterima 135 oleh siswa di tepian negeri, dan bantuan untuk guru dan dai tepian negeri juga telah disalurkan kepada 111 jiwa. Untuk mendukung kelancaran belajar dan ibadah, Global Zakat-ACT juga menyalurkan 500 mushaf Al-Qur’an dan 85 paket perlengkapan ibadah. 

Di bidang infrastruktur, ACT juga membangun masjid, sekolah, dan sumur wakaf. Total ada dua masjid permanen dan tiga sekolah telah dibangun, yang mana dua di antara tiga gedung sekolah itu berlokasi di tepian negeri. Fasilitas Sumur Wakaf pun dibangun untuk menyajikan air lebih mudah dan sehat, dalam sepekan total ada empat sumur wakaf yang dapat dimanfaatkan oleh 450 jiwa. 

Di bidang ekonomi, Global Wakaf-ACT mendukung para pelaku usaha mikro dan kecil untuk tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 dan mengembangkan usahanya. Total ada 485 pelaku usaha mikro kecil telah mendapat bantuan modal usaha. Selain itu, membantu para peternak, Global Wakaf-ACT juga membangun kandang yang bisa menampung 1.520 ekor kambing milik warga.

Di bidang kesehatan, program Operasi Gizi Anak Indonesia juga telah dilakukan di Kelurahan Muara Kamal. Sasaran program ini adalah anak-anak warga pra sejahtera yang kekurangan gizi akibat asupan yang salah atau tidak seimbang. 

Semua aksi tersebut tersebar di 23 provinsi, 76 kabupaten atau kota, 185 kecamatan, 246 desa atau kelurahan, dan melibatkan 2.277 relawan. Total penikmat manfaat aksi-aksi yang dilakukan mencapai hampir 100 ribu jiwa dan akan terus bertambah dan meluas seiring berjalannya waktu.[]