Pekerja Informal yang Ekonominya Kian Tergerus Pandemi

Walau era kenormalan telah dimulai, namun pandemi belum juga usai. Mereka yang tak memiliki pekerjaan dan gaji tetap kian hari, kian merasakan dampaknya pada perekonomian. Ikhtiar kita bersama menjadi yang dinanti-nanti untuk meredam dampak buruk dari pandemi ini.

Pekerja Informal yang Ekonominya Kian Tergerus Pandemi' photo
Dayat yang ACTNews temui setelah mengambil paket pangan dari Lumbung Sedekah Pangan di depan toko Raincake Bogor, Jumat (23/10) siang. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, BOGOR Sambil memegang alat musik buatannya sendiri yang berbahan paralon bekas, Dayat ikut mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pangan di Lumbung Sedekah Pangan yang ada di depan toko Raincake Bogor, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Jumat (23/10) siang. Ia tak sendiri, melainkan bersama grup musik jalanannya untuk mendapatkan makanan siap santap serta bahan pangan pokok lain siang itu. Untaian terima kasih terucap dari mulut Dayat dan teman-temannya. Tak banyak memang kebutuhan pangan yang ia terima, tapi setidaknya bisa menghemat pengeluaran uang untuk makan dan beberapa waktu mendatang.

“Terima kasih ya, kang, teh, sudah ngasih makanan gratis,” ungkapnya kepada tim Masyarakat Relawan Indonesia Bogor yang bertugas di Lumbung Sedekah Pangan Raincake Bogor.

Dayat dan grup musiknya merupakan pengamen yang biasa menjual musiknya di persimpangan jalan yang ada di Kota Bogor. Setiap hari mereka mencari titik-titik persimpangan jalan yang ramai oleh pengendara. Pendapatan pun tak menentu, apalagi sejak adanya pandemi yang hingga kini belum berakhir, uang yang Dayat terima semakin sedikit saja.

Enggak banyak juga sih yang ngasih (saat mengamen di persimpangan jalan). Apalagi dari ada corona ini, jalannya kan juga sepi banget, ada PSBB,” tutur Dayat, Jumat (23/10).

Senada dengan Dayat, Ahmad, pengemudi ojek daring yang juga ikut dalam antrean penerima manfaat Lumbung Sedekah Pangan di salah satu titik di Bogor ini merasakan dampak yang sama pada ekonomi sejak adanya pandemi. Walau saat ini pembatasan sosial tak seketat bulan-bulan sebelumnya, Ahmad mengaku pendapatannya tak kunjung kembali seperti sebelum pandemi.


Tim MRI Bogor sedang memberikan paket pangan dari Lumbung Sedekah Pangan ke salah satu penerima manfaat. Lumbung Sedekah Pangan ini berada di depan toko Raincake Bogor, Jalan Padjajaran, Kota Bogor. (ACTNews/Eko Ramdani)

“Mungkin masih banyak yang belum berani juga naik angkutan umum, jadi mereka (masyarakat) pilih bawa kendaraan sendiri,” ungkap Ahmad yang memperkirakan faktor penyebab masih sepinya penumpang.

Dayat dan Ahmad merupakan sedikit dari orang-orang yang selama pandemi ini bertahan dengan profesinya masing-masing. Mereka tak memiliki gaji dan pekerjaan tetap, sehingga hadirnya Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak Maret lalu membuat kesempatan mereka masuk ke jurang kemiskinan semakin besar. Apalagi dengan adanya era kenormalan baru ini yang diharapkan mampu mengembalikan kekuatan ekonomi dengan menaati protokol kesehatan belum berjalan dengan baik, karena makin hari, jumlah kasus positif Covid-19 makin bertambah.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) sendiri dalam merespons dampak pandemi ini menghadirkan berbagai program dan gerakan, salah satunya Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan ini. Rak-rak sedekah ACT siapkan untuk disebar ke berbagai titik di Nusantara. Semua orang pun bisa berpartisipasi aktif untuk mengisi kebutuhan pangan melalui Lumbung Sedekah Pangan. Khisnul Hasanah dari Tim Program ACT Bogor mengatakan, kolaborasi dengan semua pihak dan masyarakat umum sangat menentukan keberhasilan ikhtiar untuk meredam dampak pandemi yang belum juga usai ini. Hadirnya Lumbung Sedekah Pangan tanpa dukungan masyarakat pun tak ada artinya, karena kolaborasi kebaikan yang saat ini dibutuhkan.

“ACT bersama MRI saat ini terus membuka kesempatan untuk semuanya bisa ikut dalam berbagai aksi kebaikan,” jelas Khisnul.

ACT pun telah menyediakan laman Indonesia Dermawan sebagai medium kemudahan penyaluran sedekah. Nantinya, dana yang terkumpul akan diimplementasikan dalam berbagai kebaikan, salah satunya penyediaan bahan pangan untuk Lumbung Sedekah Pangan.[]