Pemangkas Rambut di Medan Beri Layanan "Pangkas Rambut Bayar Sukarela"

Peduli dengan korban gempa Maluku, sekelompok pemangkas rambut dari sejumlah komunitas cukur rambut di Medan melakukan penggalangan donasi melalui aksi pangkas rambut sukarela.

Pemangkas rambut dari Komunitas Keluarga Besar Barberman Medan dan Medan Barber Academy mengadakan aksi pangkas rambut dengan bayaran sukarela di hari bebas kendaraan (Car Free Day) Kota Medan, Ahad (20/10). Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu korban gempa Maluku. (ACTNews/Akbar Maulana Dickjaya)

ACTNews, MEDAN – Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menunjukkan kepedulian, seperti aksi kedermawanan delapan orang tukang cukur rambut asal Medan. Mereka memberikan layanan pangkas rambut sukarela dalam aksi “Ayo Pangkas Rambut untuk Maluku di Car Free Day Merdeka Walk Medan” pada Ahad (20/10) pekan lalu.

Dari subuh hingga menjelang siang hari, delapan barber dari komunitas Keluarga Besar Barberman Medan dan Medan Barber Academy tampak sepenuh hati melayani para warga Medan yang berekreasi di hari bebas kendaraan (car free day). Sebanyak 40 warga Medan mencukur rambut dan berdonasi di kegiatan tersebut.

Frans, salah seorang barber, mengatakan aksi amal ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian kelompok pangkas rambut di Medan terhadap kehidupan penyintas gempa Maluku. “Ini juga merupakan ajakan dari Aksi Cepat Tanggap. Kami berharap, kegiatan ini dapat dicontoh, dan donasinya dapat membantu korban gempa Maluku,” ucap Frans.

Ditempat yang sama, Hasrul Harahap selaku Koordinator Ayo Pangkas Rambut untuk Maluku mengatakan, kegiatan ini juga menjadi ikhtiar mengajak masyarakat untuk membantu sesama. “Program Ayo Pangkas Rambut untuk Maluku, selain dapat memperkenalkan Aksi Cepat Tanggap di Sumatra Utara, juga bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita di Maluku,” jelas Hasrul. Ia pun berharap, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi komunitas lain.

“Bergerak bersama untuk memanusiakan manusia. Kepedulian terhadap sesama sangat dibutuhkan sekali. Kesibukan sehari-hari membuat kita lupa, padahal masih banyak saudara kita di lingkungan sekitar yang benar-benar membutuhkan perhatian dan derma,” lanjut Hasrul.

ACT Sumatra Utara pun mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Keluaga Besar Barberman Medan, Medan Barber Academy, pihak kepolisian setempat, Dinas Pariwisata Kota Medan, Dinas Pertamanan Kota Medan, dan Manajemen Merdeka Walk yang turut melancarkan aksi kedermawanan Ahad itu. []