Pembangunan ICS Lebak Ditargetkan Rampung dalam Satu Bulan

Pembangunan Integrated Community Shelter (ICS) di Lebak untuk korban terdampak banjir, kini telah mencapai 20%. Pembangunan ICS ditargetkan rampung dalam satu bulan.

Pembangunan ICS Lebak Ditargetkan Rampung dalam Satu Bulan' photo
Bagian depan ICS yang tengah dibangun dan kini telah rampung sekitar 20%. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, LEBAK – Belasan pekerja konstruksi masih merampungkan pembangunan Integrated Community Shelter (ICS) di Kampung Cipager, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Pada Senin (9/3) lalu, pembangunan telah mencapai sekitar 20% dari yang telah direncanakan.

“Pembangunannya mulai hari Rabu (4/3) kemarin. Rencana yang akan dibangun insyaallah 52 unit hunian, dan dilengkapi dengan MCK, gudang, dapur umum, dan fasilitas ibadah yakni masjid.  ICS ini juga dilengkapi dengan arena bermain untuk anak-anak korban pascabanjir bandang dan longsor,” jelas Dede Abdul Rohman selaku Koordinator Pembangunan ICS.

Dengan tim konstruksi sebanyak 15 orang, tim menargetkan pembangunan ICS dapat selesai dalam waktu satu bulan semenjak pembangunan hari pertama. Tim berusaha menyelesaikan pembangunan ICS secepat mungkin agar warga tidak menunggu lama untuk berpindah dari rumah mereka yang rusak. Kendala yang dapat membuat pembangunan ICS melambat hanya cuaca.

“Mudah-mudahan tidak terkendala dengan cuaca dan dapat mencapai apa yang kita targetkan, yakni satu bulan ini. Sejauh ini memang hanya hujan kendalanya ditambah faktor akses untuk penyediaan material, yang mana jalannya becek. Kendaraan bisa masuk, tapi hanya di depan jalan saja dan agar material masuk ke sini (lokasi) harus dipikul. Kalau materialnya sendiri tidak ada masalah, masih bisa terjangkau,” kata Dede.


Salah satu bagian dari ICS di Lebak. (ACTNews/Reza Mardhani)

Warga penerima manfaat dari ICS tersebut nantinya adalah warga-warga Kampung Somang yang terletak di desa yang sama. Awal tahun lalu banjir bandang melanda Kampung Somang lalu menghancurkan bahkan menghanyutkan beberapa rumah warga. Semenjak kejadian itu, daerah mereka dinyatakan masuk ke dalam daerah genangan oleh pemerintah setempat.

Minggu selaku Sekretaris Desa Sukarame menceritakan bahwa kehadiran ICS sangat ditunggu oleh warga Kampung Somang. Pemerintah desa sendiri telah mendata warga-warganya yang akan mendapatkan ICS dari Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Tidak ada kriteria khusus atau prioritas yang kita tetapkan untuk warga penerima ICS. Anak-anak atau orang tua misalnya. Yang pasti kita memberikan ICS ini kepada warga yang rumahnya rusak atau hanyut karena banjir,” tutur Minggu.

Syarif, salah satu warga penerima manfaat, merasa terbantu dengan kehadiran ICS untuk warga Kampung Somang. Rumah Syarif rusak karena banjir, dan ia bersyukur karena para dermawan telah membantu warga untuk mendapatkan hunian sementara.

“Kami sebagai masyarakat Somang sangat berterima kasih sekali kepada para donatur yang telah membantu kami di sini, yang sudah meringankan beban kami di sini. Untuk ACT, mudah-mudahan juga ke depannya semakin dekat dengan masyarakat,” ucap Syarif. []

Bagikan

Terpopuler