Pembangunan Rumah Layak Huni Terus ACT Tasikmalaya Luaskan

Setelah 20 rumah terbangun, kini ACT Tasikmalaya tengah membangun 6 rumah layak huni dan 8 dalam tahap persiapan pembangunan. Aksi ini merupakan bagian dari program Mobile Social Rescue yang berjalan di Tasikmalaya dan meluas ke berbagai daerah.

Pembangunan salah satu rumah warga dari ACT Tasikmalaya. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA Aksi Cepat Tanggap Tasikmalaya terus menguatkan aksi kebaikan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya melalui program Mobile Social Rescue (MSR). Berbagai sektor dirambah, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pendampingan lewat pembangunan rumah layak huni.

Seperti di pekan ketiga Juni 2021, ACT Tasikmalaya tengah mengerjakan pembangunan enam rumah layak huni. Para penerima manfaatnya rata-rata merupakan lansia prasejahtera. Umi (77) misalnya. Nenek yang tinggal di Taraju, Kabupaten Tasikmalaya ini sempat bekerja menjadi butuh tani dan hidup di rumah panggung tak layak huni bersama anaknya yang mengalami gangguan jiwa dan seorang cucu. Umi berjuang untuk menghidupi keluarganya di usia yang tak lagi muda.

“Alhamdulillah, bersyukur, semuanya pada baik dan Allah berikan kesempatan untuk dibuatkan rumah bagus, mudah-mudahan Allah ganti dengan yang lebih baik dan lebih besar” harap Umi untuk seluruh dermawan yang telah terlibat membangun ulang rumahnya.

Selain enam unit rumah yang tengah dalam proses pembangunan, sudah 20 rumah berhasil dibangun menjadi layak huni. Sedangkan, ada delapan unit rumah yang telah dalam proses siap dimulai pembangunan.

“Semua hunian yang terbangun merupakan buah kedermawanan masyarakat yang disalurkan melalui ACT Tasikmalaya. Insyaallah ke depannya, akan lebih banyak rumah tak layak huni lagi yang akan mendapatkan sentuhan renovasi, bahkan pembangunan ulang,” jelas Fauzi Ridwan dari tim Program ACT Tasikmalaya, Rabu (16/6/2021).

Sebelum dilakukan pembangunan, tambah Fauzi, terlebih dahulu dilakukan asesmen untuk memastikan penerima manfaat benar-benar yang membutuhkan. “Karena dalam hal ini kita ingin membantu mereka yang benar-benar membutuhkan, maka ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum dimulai pembangunan. Semoga, kebaikan bisa terus hadir untuk membantu mereka yang menantikan uluran tangan,” ujarnya.[]