Pembangunan Sumur Wakaf, Ikhtiiar Mencegah Pertumbuhan Penyakit di Ghana

Sekitar 80 persen penyakit yang diderita warga Ghana disebabkan oleh air yang tercemar dan sanitasi yang buruk. Sebagai solusi permasalahan tersebut, Global Wakaf-ACT berikhtiar membangun Sumur Wakaf di tiga distrik di wilayah Ashanti, Ghana

sumur wakaf ghana
Warga di wilayah Ashanti, Ghana, turut membantu pembangunan Sumur Wakaf. (ACTNews)

ACTNews, ASHANTI – Krisis air sudah menjadi permasalahan tak berujung di banyak negara Afrika. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan hanya sekitar 24 persen populasi di Afrika Sub-Sahara yang memiliki akses ke air bersih yang aman untuk digunakan. Di Ghana salah satunya. Warga di sana harus berjalan cukup jauh untuk sekadar mendapatkan air bersih.

Berdasarkan data yang dihimpun Global Humanity Response ACT, Lebih dari 3 juta orang di Ghana bergantung pada air genangan dan sungai yang sebagian besar tercemar. Imbasnya, kesehatan masyarakat pun terganggu. 80 persen  penyakit yang diderita warga Ghana disebabkan oleh air yang tercemar dan sanitasi yang buruk.

Untuk mencegah penyebaran penyakit akibat krisis air di Ghana, Global Wakaf-ACT berikhtiar membangun Sumur Wakaf di negara seluas 238.535 km persegi tersebut. Bukan hanya satu, tiga sumur yang berkedalaman 50 meter ini dibangun di tiga distrik di Wilayah Ashanti, Ghana.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT menjelaskan, lebih dari tiga ribu jiwa penduduk DIstrik Ashanti menerima manfaat Sumur Wakaf buah derma wakif  dari Indonesia itu.

“Sumur ini dapat menghasilkan hingga 10.000 liter air per jamnya. Masyarakat sekitar tidak perlu khawatir terhadap kebersihan airnya, karena air dari sumur akan melewati sistem penyaringan sehingga air yang dihasilkan menjadi bersih dan layak dikonsumsi,” ujarnya Senin (12/7/2021).

Sumur Wakaf, disebut Firdaus juga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi perempuan dan anak-anak. Sebab, di Ghana, mereka memiliki kebiasaan bahwa tugas mencari air dibebankan kepada perempuan dan anak-anak. Adalah umum di Ghana untuk melihat anak-anak usia sekolah dan perempuan membawa wadah di jalanan untuk mencari air.

Selain untuk konsumsi, Sumur Wakaf ini juga bermanfaat dalam membantu komunitas muslim di sana untuk beribadah. Di mana populasi muslim di wilayah Ashanti termasuk cukup tinggi ketimbang wilayah lainnya di Ghana. “Air bersih sumur ini bisa mereka pakai untuk berwudu. Menghilang segala najis dan kotoran sebelum mulai beribadah,” pungkas Firdaus.[]