Pembangunan Wakaf Rumah Palestina Masuk Tahap Penataan Interior

Gedung Wakaf Rumah Palestina telah berdiri kokoh. Pembangunannya kini masuk tahap penataan interior. Bangunan ini akan menjadi tempat tinggali warga Gaza yang tidak memiliki rumah.

wakaf rumah palestina
Pembangunan Wakaf Rumah Palestina di Gaza y. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Pembangunan Wakaf Rumah Palestina (WRP) terus dikebut. Per awal Maret, prosesnya telah mencapai 60 persen. WRP dibangun sebagai apartemen. Saat ini pembangunan WRP teah masuk tahap penataan interior atau dalam ruangan.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Network ACT menjelaskan, proses pemasangan listrik juga sedang dilakukan. Para penghuni akan dapat menikmati berbagai fasilitas di WRP secara gratis. Seperti air bersih dan listrik.

"WRP akan dihuni oleh keluarga prasejahtera dan keluarga Gaza yang kehilangan tempat tinggal akibat agresi Israel pada Mei 2021 lalu. ACT Palestina dan pemerintah Kota Jabalia akan berkoordinasi untuk menentukan calon penghuni dari WRP," jelas Said, Kamis (3/3/2022).

WRP berlokasi di Jorn Al Nazalowa, Jabalia, Gaza Utara. Bentuk bangunan terdiri dari beberapa gedung yang tiap gedung memiliki luas 317 meter persegi. Tiap gedung memiliki 20 unit flat. Tiap unit akan terdiri dari satu kamar tidur utama, satu kamar anak, satu ruang keluarga, satu kamar mandi, dapur, dan ruang makan.

Kebutuhan tempat tinggal semakin tinggi

Bombardir Zionis Israel pada 2021 lalu menyebabkan ribuan rumah di Gaza rusak. Berdasarkan data yang dihimpun Global Humanity Network ACT dari otoritas Gaza, setidaknya 1.500 unit rumah hancur total, 17.000 unit rusak ringan, dan 184 gedung yang menjadi tempat tinggal warga Gaza hancur total. Padahal, sebelum serangan Israel Mei lalu, GHR-ACT mencatat, ada sekitar 173 ribu rumah warga Gaza yang rusak karena serangan Israel tahun-tahun sebelumnya. 

Kepadatan penduduk dan angka kelahiran yang tinggi di Gaza juga semakin meningkatkan kebutuhan warga akan tempat tinggal. Namun, harga tanah yang terbilang sangat mahal di Gaza, menyulitkan warganya untuk memperoleh tempat tinggal yang layak. Belum lagi ada fakta bahwa tingkat pengangguran dan kemiskinan di Gaza juga sangat tinggi.[]