Pemerataan Distribusi Kurban, Global Qurban Sasar Empat Kabupaten Eks-Karesidenan Besuki

Global Qurban mendistribusikan daging kurban terbaik di empat kabupaten, yakni Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi pada Kamis (22/7/2021) lalu. Pendistribusian menyasar santri dan masyarakat di lingkungan pondok pesantren, keluarga prasejahtera, dan masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM.

kurban act jember
Distribusi daging kurban dari Global Qurban-ACT Jember didukung relawan MRI. (ACTNews)

ACTNews, JEMBER – Bertepatan dengan momentum Idul Adha 1442 H, Global Qurban-ACT Jember bersama mendistribusikan daging qurban ke seluruh kabupaten eks-Keresidenan Besuki. Daging dari belasan ekor sapi hadir di empat kabupaten, yakni Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi pada Kamis (22/7/2021) lalu.

Zaky Noerahman sebagai Kepala Cabang ACT Jember menyampaikan bahwa dibandingkan tahun lalu, Global Qurban – ACT semakin meluaskan jangkauan wilayah untuk mendistribusikan daging kurban. Tahun lalu, distribusi dilakukan di dua kabupaten saja yaitu Jember dan Bondowoso. Sedangkan tahun ini betambah dua kabupaten yaitu Banyuwangi dan Situbondo.

“Selain itu jumlah hewan kurban yang didistribusikan juga mengalami peningkatan. Peningkatan ini menandakan bahwa masyarakat semakin percaya menyalurkan kurban melalui Global Qurban-ACT, dan insyaallah amanah ini telah kita sampaikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Zaky.


Dalam kesempatan ini juga Global Qurban-ACT Jember berkolaborasi dengan Majeslis Ulama Indonesia (MUI) di masing-masing kabupaten atau kota untuk memperluas jangkauan distribusi. Pendistribusian menyasar santri dan masyarakat di lingkungan pondok pesantren, keluarga prasejahtera, dan masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM.

Apresiasi pun datang dari para penerima manfaat. Salah satunya dari KH Toha Maksum sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah di Bondowoso sekaligus anggota MUI Bondowoso. “Kolaborasi Global Qurban-ACT dengan MUI Bondowoso ini merupakan kolaborasi yang sangat baik dan dapat ditingkatkan untuk kebermanfaatan yang lebih luas,” katanya.

Begitu juga yang diungkapkan Khoetma, penerima manfaat dari Dusun Cato, Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Daerah tempat Khoetma tinggal merupakan pelosok, sehingga distribusi terkadang sulit sampai ke sana. “Alhamdullillah tahun ini kami dapat daging kurban, karena di sini jarang masyarakat yang mampu berkurban dan jarang memberikan daging qurban di sini,” terangnya. []