Pemerintah Kota Semarang Resmikan Rumah Garapan Kolaborasi ACT dan Pelindo III

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah bersama PT Pelindo III menghadirkan bantuan bedah rumah untuk keluarga prasejahtera di Semarang. Dari total target puluhan rumah, lima rumah yang telah rampung diresmikan pemerintah Kota Semarang pada Rabu (16/9) siang.

Pemerintah Kota Semarang Resmikan Rumah Garapan Kolaborasi  ACT dan Pelindo III' photo
Peresmian rumah oleh perwakilan pemerintah Kota Semarang dihadiri oleh pihak ACT dan Pelindo III. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah bersama PT Peindo III berikhtiar membersamai pemerintah dengan bantuan bedah rumah untuk keluarga prasejahtera di Kota Semarang. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), masih ada sekitar 8000 rumah yang tergolong dalam Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kota Semarang. 

Lima rumah pertama telah dirampungkan dan diresmikan Pemerintah Kota Semarang pada Rabu (16/9) siang. Peresmian dilakukan oleh dr. Widoyono, MPH selaku Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekda Kota Semarang.

“Hadirnya dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan, adanya komunitas pemerhati lingkungan serta lembaga kemanusiaan seperti ACT ini sangat bagus sekali. Hal ini menciptakan kolaborasi dari berbagai lini untuk kebaikan bersama,” ungkap Widoyono.


Adapun lima rumah yang sudah dibangun berada di Kecamatan Genuk, Kecamatan Ngaliyan, dan di Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, sebagaimana dilaporkan Kepala cabang ACT Jawa Tengah Giyanto. “Hingga saat ini program bedah rumah masih terus berjalan dan menjadi program rutin. ACT menggandeng beberapa mitra, kami sepakat untuk terus menurunkan angka rumah tak layak huni di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Sampai dengan saat ini, ACT Jawa Tengah telah merampungkan bedah 20 rumah di berbagai kota di Jawa Tengah. Giyanto menambahkan, secara simultan proses renovasi terus berjalan di daerah lain selain Kota Semarang. Tim relawan ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia Jawa Tengah juga tengah mendata rumah tak layak huni di Jawa Tengah.

Dalam menjalankan program bedah rumah, ACT memang tidak bergerak sendiri. Selain sinergi dari berbagai mitra, ACT juga mengajak masyarakat untuk turut mewujudkan hunian layak bagi yang membutuhkan. “Yuk, kita patungan sedekah untuk membangun hunian layak. Mulai Rp 25 ribu, Rp 50 ribu atau berapapun sedekahmu dapat ditunaikan melalui https://semarang.indonesiadermawan.id/BedahRumahYatimDhuafa atau melalui rekening BNI Syariah di nomr 55 0000 7772,” pungkas Giyanto.[]

Bagikan

Terpopuler