Pemuda Kaltim Antusias Tinggi Ikuti Volunteer Camp

Pemuda Kaltim Antusias Tinggi Ikuti Volunteer Camp

ACTNews, SAMARINDA - Untuk pertama kalinya, Masyarakat Relawan Indonesia Aksi Cepat Tanggap Kalimantan Timur (MRI-ACT Kaltim) berkesempatan menjadi tuan rumah Volunteer Camp yang telah diadakan 22 kali di berbagai Provinsi di Indonesia. Bertempat di Taman Borneo, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Volunteer Camp ke-23 ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, mulai dari Sabtu (16/2) hingga Ahad (17/2).

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh pemuda Kaltim yang memiliki minat kerelawanan tinggi, setidaknya 150 pemuda ikut serta. Latar belakang peserta pun beragam, ada mahasiswa, perawat, korps relawan, komunitas hingga bapak-bapak pensiunan. Beragam latar belakang inilah yang membuat seluruh peserta nampak begitu antusias berkenalan satu sama lain hingga mudah akrab.

Tujuan diadakannya Volunteer Camp antara lain untuk memperkenalkan dunia kerelawanan dan ilmu dasar penyelamatan kepada masyarakat Kalimantan Timur. Hal ini diungkapkan langsung oleh pihak Ketua Pelaksana Volunteer Camp, yakni Hanafiah yang juga merupakan MRI Kaltim. “Intinya kami ingin menanamkan jiwa kerelawanan dan memberi pengalaman sebagai relawan sesungguhnya itu seperti apa, bagaimana seharusnya relawan bersikap,” jelas Hanafiah.

Adapun rangkaian kegiatan Volunteer Camp ini di antaranya materi kerelawanan dan kelembagaan oleh MRI Pusat, wawasan kebangsaan dan bela negara oleh TNI, mitigasi bencana oleh BPBD, penyelamatan kebakaran oleh Damkar, P3K oleh PMI, pemetaan sosial (social mapping) ke warga Sekitar oleh seluruh peserta, pemaparan hasil social mapping oleh seluruh peserta, renungan malam, outbond tema kepemimpinan oleh seluruh peserta, humanity day (kuliah kerja relawan) oleh MRI Kaltim, materi dan praktek High Angel Rescue Technique (HART) oleh Basarnas dan Banda Balikpapan, serta kelanjutan diskusi program bersama MRI Kaltim.

“Alhamdulillah, bagus semua berjalan lancar, panitianya solid, dengar dari beberapa peserta juga mereka puas, InsyaAllah kalau bisa diadakan kembali sesegera mungkin di tahun ini juga dengan kuota lebih banyak, apalagi Kaltim ini relawannya terbanyak kedua setelah Banjarmasin dari seluru Indonesia,” sambung Hanafiah yang begitu lega saat ditemui Tim ACT Kaltim selepas kegiatan.

Tak hanya itu, beberapa peserta pun juga turut mengutarakan kebanggaannya dapat mengikuti kegiatan Volunteer Camp ini. Ditambah mereka dilatih untuk turun langsung ke masyarakat sekitar, yaitu Kelurahan Lempake dengan jumlah 150 KK dalam rangka proyek social mapping dan solusi dari setiap permasalahan yg ada untuk kemudian ditelaah dan dirancang program jangka panjang untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Alhamdulillah suatu kebanggaan tersendiri bagi kami dapat mengikuti Volunteer Camp 2019 yg diadakan oleh MRI-ACT Kaltim di Samarinda ini, kami berharap agar kita yang hadir di sini dapat menyerap ilmu & pengalaman yg kita dapat di sini untuk diamalkan di kehidupan sehari-hari khususnya ketika ada kebencanaan atau pihak-pihak yang tengah membutuhkan agar kita tanggap dan langsung menolong mereka,” ungkap Heru salah satu peserta.

Beberapa di antaranya begitu semangat menantikan kegiatan lanjutan dari Volunteer Camp berikutnya seperti Jambore Relawan dan lainnya. “Pengalamannya luar biasa, semoga ga putus sampai di sini, ada bencana langsung eksekusi, InsyaaAllah bakal rutin ikut kegiatan lanjutan bareng mri dan ACT Kaltim, kita bakal selalu support,” terang Doni selaku peserta yang berprofesi sebagai perawat. []

Tag

Belum ada tag sama sekali