Pemukim Israel Cemari Mata Air Palestina di Tepi Barat

Pemukim Israel tertangkap mencemari mata air warga Palestina di Desa Qaryout, Tepi Barat. Mata air pun menjadi keruh, berbau, dan tidak aman untuk dikonsumsi.

israel cemari air palestina
Ilustrasi. Pemukim Israel cemari mata air warga Palestina di Tepi Barat. (Anadolu Agency/Issam Rimawi)

ACTNews, TEPI BARAT – Pemukim ilegal Israel pada Jumat (4/2/2022) tertangkap tengah sengaja mencemari sebuah mata air di Desa Qaryout di Tepi Barat, utara Nablus.

"Para pemukim menyerbu daerah tersebut, kemudian mereka merusak gembok dan pagar yang menutupi mata air di sana," ujar salah satu warga Palestina yang menjadi saksi mata kejadian tersebut, seperti dilaporkan Middle East Monitor.

Setelah pagar rusak, para pemukim dilaporkan menuangkan bahan tidak dikenal yang memiliki bau busuk ke dalam sumber air tersebut. Air pun berubah keruh, berbau, dan tidak aman untuk diminum.

Hal ini pun memperparah krisis air yang membelenggu warga Palestina. Diperkirakan, ribuan warga Palestina di Desa Qaryout kehilangan sumber air utama.

Mata air ini bukan hanya digunakan untuk konsumsi. Namun juga untuk mengairi lahan pertanian milik penduduk Palestina. Jika tidak mendapat pasokan air yang cukup, para petani pun terancam gagal panen dan mengalami kerugian cukup besar.

Pascakejadian, para pemukim dengan bebas kembali ke tempatnya tanpa ada upaya penangkapan dari otoritas Israel yang berkuasa di sana. Sementara penduduk Palestina di sekitar berupaya untuk mendirikan pagar di sekitar mata air yang telah dirusak pemukim Israel.

"Penduduk desa berupaya merenovasi fasilitas di sekitar mata air yang rusak. Pembersihan mata air juga diupayakan. Kami berharap tidak ada serangan serupa di masa yang akan datang," ujar salah satu warga Palestina.[]