Pemulihan Lebak, ACT Hadirkan Hunian Nyaman Terpadu dan Humanity Food Truck

Peletakan batu pertama pembangunan Hunian Nyaman Terpadu di Lebak dibarengi dengan peluncuran Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0. Keduanya hadir untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang penyintas longsor Lebak di masa pemulihan.

Pemulihan Lebak, ACT Hadirkan Hunian Nyaman Terpadu dan Humanity Food Truck' photo
Presiden ACT Ibnu Khajar meletakkan batu pertama tanda dimulainya pengerjaan Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) di Lebak. Sebanyak 52 hunian bakal ditempati oleh penyintas banjir bandang. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, LEBAK Pasca banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Lebak, Banten di awal tahun 2020 masih menyisakan duka bagi sebagian warga, khususnya mereka yang terdampak bencana. Tempat tinggal warga banyak yang hancur, juga fasilitas umum seperti jembatan yang terputus akibat hantaman derasnya air.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) sendiri terus mendapingi sejak hari pertama kejadian. Dan kini, untuk memenuhi kebutuhan pangan serta tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak, ACT menyiapkan hunian nyaman terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS). Proses peletakan batu pertama di ICS sebagai bentuk komitmen ACT dilaksanakan di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Lebak, Rabu (3/3).

Presiden ACT Ibnu Khajar menyebut hunian nyaman terpadu ini didirikan agar warga terdampak bencana dapat tinggal di tempat yang lebih layak. Setelah selama ini menumpang di rumah kerabat atau di tenda pengungsian, dalam waktu dekat ini warga akan menempati rumahnya sendiri. “ICS merupakan serangkaian program dari ACT untuk korban bencana di Lebak. Dengan adanya hunian ini warga tak perlu khawatir memikirkan tempat tinggal lagi, tapi bisa berfokus pada perbaikan ekonomi,” jelasnya.

Sebanyak 52 keluarga bakal menempati 52 hunian nyaman terpadu. Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat pekan setelah peletakan batu pertama. Tak hanya tempat tinggal, komples ICS juga akan dilengkapi dengan masjid, sarana bermain anak, fasilitas kebersihan, serta dapur umum dan gudang.


Pemotongan pita sebagai tanda diluncurkannya Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0 di Lebak. Acara ini berbarengan dengan peletakan batu pertama pembangunan ICS. (ACTNews/Eko Ramdani)

Di Lebak, selain meresmikan dimulainya pembangunan ICS, ACT juga sekaligus meluncurkan armada kemanusiaan terbarunya, Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0. Truk yang baru selesai perakitan di karosesi di Magelang ini per unitnya mampu memproduksi  hingga 2 ribu porsi makanan siap santap.

Sebelumnya, sejak awal Januari 2020 lalu atau awal kejadian bencana banjir bandang di Lebak, ACT telah mengirimkan sejumlah relawan untuk melakukan evakuasi terhadap warga. Pendistribusian makanan siap santap hingga kebutuhan logistik lainnya juga terus dilakukan selepas masa tanggap darurat dicabut. Hingga kini pun ACT terus mendampingi dengan menghadirkan hunian nyaman terpadu dan pendampingan untuk pemulihan ekonomi warga terdampak bencana.

Kepala Desa Sukarame Asep Sahrudin mengungkapkan terima kasihnya kepada ACT atas pendampingan yang selama ini dilakukan. Ratusan porsi logistik pangan didistribusikan secara rutin sejak hari pertama. Hingga saat ini ACT juga terus mendampingi, bahkan membangunkan kompleks hunian nyaman terpadu sebagai tempat tinggal sementara warga yang rumahnya hancur. “Kehadiran ACT sangat membantu warga,” jelasnya.[]


Bagikan

Terpopuler