Pemulihan Palestina, Lebih dari 10.000 Penerima Manfaat Terima Bantuan Kemanusiaan dari Indonesia

Sejak awal Mei, 10.186 keluarga Palestina di Gaza maupun Tepi Barat menerima bantua kemanusiaan yang mencakup pangan, air bersih, tempat tinggal, hingga kebutuhan medis. Semua bantuan itu diharapkan bisa kembali memulihkan kondisi Gaza.

palestina hunian baru
Keluarga Palestina menempati community shelter bantuan Sahabat Dermawan. (ACTNews)

ACTNews, PALESTINA – Sebanyak 10.186 keluarga Palestina menerima berbagai bantuan kemanusiaan yang digencarkan Aksi Cepat Tanggap per 1 Mei-12 Juni 2021. Bantuan dari masyarakat Indonesia itu diharapkan membantu percepatan pemulihan warga Palestina usai agresi Israel Mei lalu.

Bantuan logistik menjadi bantuan yang paling banyak diberikan untuk warga Palestina, dengan total 7.500 keluarga yang paket tersebut.

"Warga di sana tidak lagi memiliki uang sehingga tidak mampu membeli logistik untuk hidup mereka ke depannya," ujar Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT, Sabtu (12/6/2021)

Bantuan terbesar, disusul dengan distribusi air bersih yang menjangkau 1.700 penerima manfaat, ACT berusaha untuk menyudahi krisis air parah yang terjadi akibat agresi Israel.

Bantuan-bantuan lainnya juga hadir di berbagai sektor. Seperti di sektor kesehatan, ada bantuan medis dengan belasan ribu penerima manfaat, bantuan fasilitas ambulans pre-hospital, bantuan bahan bakar untuk mengoperasikan generator rumah sakit, juga community shelter untuk tempat tinggal keluarga yang kehilangan rumah.

Bantuan jangka panjang pun turut diperhitungkan ACT, salah satunya diberikan kepada para petani di Gaza. Bantuan modal diberikan kepada mereka sehingga dalam waktu ke depan, hasil panen para petani berpotensi membangun kembali ekonomi Gaza.


Rekap aksi bantuan kemanusiaan untuk Palestina sejak 1 Januari hingga 12 Juni 2021. (ACTNews)

“Sementara pada sektor lainnya, ribuan keluarga Palestina merasakan bantuan yang hadir dalam berbagai bentuk. Seperti paket pangan, bantuan langsung tunai, aksi pembagian makanan dari Humanity Food Truck, zakat fitrah, hingga bantuan perlengkapan ibadah.

Said menjelaskan, aksi ini bisa terlaksana berkat bantuan sahabat dermawan. “Bantuan-bantuan ini hadir sejak Israel mulai melakukan serangannya, dan tetap hadir pascagencatan senjata diberlakukan. Ini juga merupakan upaya untuk memulihkan sekaligus membangun kembali Palestina. Jumlah penerima manfaat insyallah akan terus bertambah tiap harinya berkat Sahabat Dermawan,” kata Said.[]