Pendirian Dakwah Ustaz Tamarwut di Perbatasan Sulbar

Sebagai seseorang yang pernah belajar agama di pesantren, Ustaz Tamarwut merasa memiliki kewajiban untuk menyampaikan ilmunya.

ustaz tamarwut
Ustaz Tamarwut saat menerima bantuan biaya hidup dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, MAMASA – ACT Mamuju bersilaturahmi ke kediaman Ustaz Tamarwut di Desa Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Kamis (23/11/2021) pekan lalu. Perjalanan ke lokasi dari Mamuju menghabiskan waktu lima setengah jam dari seharusnya tiga jam karena beberapa titik menuju Desa Sumarorong terhambat longsor.

Ustaz Tamarwut merupakan imam dan dai di Masjid Nurul Yaqin Kabupaten Mamasa. Tempatnya berdakwah berada di daerah perbatasan antara Provinsi Sulawesi Barat dengan Sulawesi Selatan.

Jalan menuju kediaman Ustaz Tamarwut di Sumarorong. (ACTNews)

“Muslim menjadi minoritas di Mamasa, namun hidup rukun berdampingan dengan penganut agama lain. Meski begitu, harus terus didampingi agar tetap teguh dalam Islam,” kata Ustaz Tamarwut. 

Ustaz Tamarwut melanjutkan, kegiatannya sebagai dai di masjid dilakukan secara sukarela. Sebagai salah seorang yang pernah belajar agama di pesantren ia merasa mempunyai kewajiban untuk menyampaikan ilmunya ke masyarakat. 

“Untuk kebutuhan sehari-hari, berkebun di belakang rumah. Tanam sayuran lalu hasilnya dijual ke warga sekitar. Alhamdulillah cukup,” lanjutnya.

Ustaz Tamarwut hari itu menerima beadai dari Global Zakat-ACT sebagai bentuk apresiasi dan dukungan semangat dari para muzaki kepada dai di tepian negeri.[]