Pengabdian 45 Tahun Ustaz Arifin di Kampung Karangsembung

Sejak menjadi guru mengaji tahun 1985, Ustaz Arifin tidak pernah memnugut biaya kepada santrinya. Kini kondisi rumahnya yang dipakai sebagai tempat mengaji sudah lapuk. Namun Ustaz Arifin enggan merepotkan orang lain.

ustaz arifin serang
Ustaz Arifin saat menerima bantuan biaya hidup dari Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, SERANG – Menjadi satu-satunya guru mengaji di Kampung Karangsembung, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang membuat Ustaz Arifin (60) diandalkan untuk memimpin kegiatan-kegiatan keagamaan warga di kampungnya. Tak hanya itu, Ustaz Arifin juga rutin mengajar mangaji anak-anak di rumahnya. 

Kegiatan mengajar dan berdakwah telah dilakukan Ustaz Arifin sejak tahun 1985. Selama mengajar, ia tidak pernah memungut biaya kepada para santrinya, bahkan hanya untuk membayar listrik. 

“Sudah biasa di kampung seperti itu. Guru-guru mengaji itu yang penting anak-anak senang mengaji, enggak lari-larian di jalan waktu magrib. Jadi ikhlas saja ngajar, kalau orang tua santri kasih (bayaran) itu rezeki, untuk menghargainya, kita terima,” kata Ustaz Arifin, Rabu (25/8/2021).

Untuk membantu perjuangan Ustaz Arifin, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup, Rabu (25/8/2021).

Rumah yang hampir roboh

Di sisi perjuangannya mengajar, Ustaz Arifin tinggal di rumah yang tidak layak. Dinding dan lantai yang terbuat dari kayu sudah lapuk dimakan usia. “Dua kamar sudah dirobohkan karena kondisinya benar-benar mau roboh. Jadi daripada membahayakan keluarga dan anak-anak yang mengaji, saya hancurkan sekalian. Sejak tinggal di sini belum pernah direnovasi karena enggak ada biaya,” katanya. 

Ustaz Arifin berharap dapat segera mendapat rezeki untuk merenovasi rumahnya. Sehingga santri bisa belajar mengaji dengan nyaman.[]