Pengungsi Gempa Halmahera Minim Asupan Makanan Bergizi

Lebih dari seminggu tinggal di dalam tenda, gejala penyakit mulai dirasakan pengungsi gempa Halmahera Selatan. Salah satunya disebabkan oleh minimnya asupan makanan bergizi.

Pengungsi Gempa Halmahera Minim Asupan Makanan Bergizi' photo

ACTNews, HALMAHERA SELATAN – Aidil Ilham (13) sudah sehari semalam terkulai di atas kasurnya. Setelah seminggu ia tinggal di dalam tenda, kondisi kesehatannya semakin memburuk. Aidil pun segera mendapat suplai cairan infus dari petugas medis setempat.

“Sakit perut. Sakitnya sudah tiga hari tapi semalam baru muntah-muntah. Untungnya ada dokter di (pos) depan. Kita panggil ke sini,” cerita Siti Khadijah, ibunda Aidil.

Tenda terpal berjejal kardus adalah tempat tinggal keluarga Aidil untuk sementara waktu ini. Aidil dan keluarganya adalah warga Desa Yomen, Kecamatan Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan. Lebih dari satu minggu lalu, gempa mengguncang tempat tinggal mereka. Trauma dan waspada membuat keluarga Aidil memilih mengungsi di tenda sementara waktu.

Tinggal dalam waktu cukup lama dan tidak biasa di tenda pengungsian membuat sejumlah daya tahan tubuh pengungsi menurun. “Kurang minum air putih, apalagi sayur-sayuran. Para pengungsi seharusnya minum lebih banyak air karena sudah sedikit makan,” terang Atty Dirhan, bidan Desa Yomen, Ahad (21/7).

Menurut Atty, menurunnya kondisi kesehatan para pengungsi diakibatkan asupan nutrisi yang kurang, seperti sayur-sayuran. Hal itu pun dibenarkan Siti Khadijah, dalam kondisi bencana, ragam makanan yang dikonsumsi para pengungsi pun hanya sedikit. “Iya bantuan adanya mi instan,” aku Khadijah.

Sejumlah pengungsi yang sakit juga ditemukan tim di beberapa desa. Pada hari yang sama, tim juga melakukan pelayanan medis, pendampingan psikososial, dan distribusi logistik di Desa Wayatim. “Bantuan diberikan kepada warga Desa Wayatim yang masih berada di pengungsian dengan jumlah total pengungsi 62 kepala keluarga,” lapor Yusnirsyah Sirin Iljas dari tim Disaster Emergency Response (DER)-ACT, Ahad (21/7) lalu. []

Bagikan