Pengungsi Rohingya Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sebagian Pengungsi Rohingya di Balai Latihan Kerja Kota Lhokseumawe menjalani tes cepat, Selasa (8/9). Sebagian lainnya telah menjalani tes cepat untuk mendeteksi penularan Covid-19 hari sebelumnya. Mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pengungsi Rohingya Jalani Pemeriksaan Kesehatan' photo
Petugas membantu pengungsi Rohingya melakukan cap jari saat pemeriksaan kesehatan di pengungsian Balai Keterampilan Kerja Kota Lhokseumawe, Selasa (8/9). (ACTNews/Amanda Jufrian)

ACTNews, LHOKSEUMAWE Sebagian pengungsi Rohingya yang tiba di pesisir Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes cepat, Selasa (8/9). Kegiatan ini menjadi rangkaian yang dilakukan otoritas Lhokseumawe sejak kedatangan mereka Senin (7/8) dini hari.

Relawan Medis Aksi Cepat Tanggap Lhokseumawe Silviana Carolina melaporkan, pemeriksaan tes cepat dilakukan secara bertahap di pengungsian Balai Latihan Kerja Kota Lhokseumawe. “Terlebih dahulu dilakukan rapid test untuk pengungsi perempuan, lalu dilakukan untuk laki-laki, terakhir anak-anak. Sebanyak 140 pengungsi perempuan sudah melakukan rapid test kemarin. Alhamdulillah hasilnya dinyatakan non reaktif. Untuk seluruh pengungsi hari ini yang menjalani tes masih menunggu hasil,” kata Silviana.

Selain tes cepat, pihak imigrasi juga terus melakukan pendataan seluruh pengungsi yang sakit. Mereka yang mengeluhkan kesehatan langsung ditangani petugas kesehatan. Silviana menjelaskan, kebanyakan pengungsi mengeluhkan nyeri perut akibat maag. Kaki mereka juga ditemukan bengkak. “Diakibatkan mereka berada di dalam satu kapal yang tidak layak ditumpangi oleh jumlah yang sangat banyak, hampir tiga ratus orang,” jelasnya.

Pengungsi Rohingya diperkirakan berada berbulan-bulan di lautan. Saat ini kondisi kesehatan mereka masih terus diperhatikan, agar mereka lekas sembuh dan pulih kembali.[]


Bagikan