Pentingnya Respons untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Mengusung tema ‘High Class Response for Life’, Humanity Talk pada Senin (27/1) menjelaskan bagaimana respons yang berkualitas dari diri seseorang dapat menentukan kualitas hidup seseorang itu. Selain itu pembicara juga mengatakan, orang yang terlalu fokus dengan dirinya sendiri tanpa memikirkan orang lain, akan sulit menaikkan kualitas responsnya.

Pentingnya Respons untuk Kualitas Hidup Lebih Baik' photo
Harri Firmansyah sebagai pembicara di Humanity Talk sedang memberikan pemaparan kepada para peserta. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyelenggarakan Humanity Talk di Kantor Pusat ACT, Menara 165, Jakarta Selatan. Mengusung tema ‘High Class Response for Life’, Harri Firmansyah sebagai Founder Performa Training and Consulting, ditunjuk sebagai pembicara dari sekitar 20 audiens yang hadir pada Senin (27/1) ini.

Harri menekankan fungsi respons sebagai salah satu yang penting dalam kehidupan. Menurut dia, kualitas respons yang diberikan seseorang kepada suatu kejadian dapat berpengaruh kepada kualitas hidup orang itu sendiri.

“Orang yang responsnya ada di bawah terus terhadap semua kejadian yang ada, kualitas hidupnya nanti ada di bawah. Tapi orang yang selalu menyiapkan respons yang terbaik, terlepas dari kejadiannya disenangi atau tidak, happy atau tidak. Jika reponsnya selalu yang terbaik, kualitas hidupnya lama-lama akan semakin berkembang. Quality of response berbanding lurus dengan quality of life, itu intinya,” tegas Harri.

Harri senang berada di ACT karena berada di sekitar orang-orang yang tidak melulu berpikir tentang diri sendiri. Di level tertentu, kata Harri, kualitas respons seseorang susah untuk naik karena seseorang terlalu terpaku dengan dirinya sendiri. Oleh karenanya, seseorang tidak dianggap selesai jika hanya berfokus dengan dirinya sendiri.


Satu sesi di mana para peserta di minta mengungkapkan dan mengapresiasi sifat-sifat baik teman mereka. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Karena orang-orang yang berada di ACT bergerak bersama, baik donatur, relawan, orang-orang yang ada di relawan, semua bukan hanya bergerak untuk dirinya sendiri, tapi untuk kita bersama. Dan itu tidak banyak dimiliki. Pun kalau sudah dimiliki, harus diarahkan. Hebatnya juga ACT bukan hanya untuk sesama manusia, tapi juga pencipta manusia. Jadi habluminallah-nya dapat, habluminannas-nya juga,” ujar Harri.


Peserta nampak antusias dengan Humanity Talk yang diadakan. Selain mendengarkan pemaparan Harri, diadakan juga permainan untuk para peserta, di mana para peserta diminta untuk mengapresiasi sifat-sifat baik dari orang-orang yang dikenalnya di tengah audiens. Suasana haru terasa ketika mereka mengungkapkan kebaikan-kebaikan itu.

Salah satu peserta, Neneng Susanti, mengaku bahagia dengan kegiatan yang diadakan oleh ACT. Ia bersyukur karena dengan acara ini, ia mendapatkan pengalaman baru dan banyak inspirasi yang ia dapatkan.

“Senang karena telah diundang ke sini, saya jadi berpikir, ada yang harus saya tingkatkan lagi supaya hidup saya lebih baik dan saya bisa berbagi lagi lebih banyak,” kata Neneng yang merupakan donatur Global Qurban – ACT. []


Bagikan