Penyandang Disabilitas di Tanggamus Nikmati Daging Kurban

Manfaat kurban 2020 dirasakan oleh penyandang disabilitas di Tanggamus. Tahun ini, Global Qurban-ACT merencanakan akan lebih meluas dan dapat menyapa disabilitas di banyak wilayah.

kurban di tanggamus
Penyandang disabilitas di Kabupaten Tanggamus menerima paket daging kurban. (ACTNews)

ACTNews, TANGGAMUSManfaat kurban benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat. Pada kurban 2020 lalu, penyandang disabilitas di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alamanda, Tanggamus, bersukacita merasakan nikmatnya daging kurban dari Global Qurban-ACT. Mereka yang datang dari beberapa kecamatan di Tanggamus, dapat menikmati olahan daging kurban berupa semur dan gulai yang telah dimasak relawan Masyarakat Relawan Indonesia. Tak hanya itu, mereka juga bisa membawa pulang daging kurban mentah.

Pegiat sosial LKS Alamanda Bunda Ros mengungkapkan rasa kagum terhadap kerja-kerja kemanusiaan Global Qurba-ACT, khususnya kurban. Menurutnya, di saat semua orang tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas, Global Qurban-ACT hadir menyapa penyandang disabilitas di Tanggamus.

"Kami sangat mengapresiasi kerja kemanusiaan Global Qurban-ACT yang telah menyapa kami di Tanggamus, jauh dari hiruk-pikuk kota, tetapi tetap disapa. Di saat masyarakat mengurangi aktivitas dan diam di rumah, ACT berkeliling menyapa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Ros usai acara penyerahan daging kurban 2020 lalu. 

Regina Locita Pratiwi dari tim Program ACT Lampung mengatakan, kurban merupakan salah satu ibadah yang manfaatnya tidak terbatas. Artinya, bisa dirasakan oleh siapapun dan di manapun, juga bisa dilakukan oleh siapapun. Kurban 2020 misalnya, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh penyandang disabilitas di Tanggamus. 

"Tahun ini dengan semangat Berqurban Tanpa Batas, Global Qurban-ACT juga akan meluaskan manfaat tanpa batas. Jika tahun lalu kurban untuk penyandang disabilitas di Tanggamus, tahun ini diharapkan bisa menyentuh penyandang disabilitas di Provinsi Lampung bahkan lebih luas lagi," kata Regina, Kamis (1/7/2021).[]