Penyandang Disabilitas di Tanggamus Nikmati Olahan Daging Kurban

Tak hanya menyajikan santapan kurban yang lezat, Dapur Qurban juga memberikan paket daging kurban untuk para penyandang disabilitas yang hadir saat itu. Sehingga, daging kurbannya juga bisa diolah di rumah dan dinikmati bersama keluarga mereka.

Penyandang disabilitas di Kabupaten Tanggamus menerima paket daging kurban selepas acara Dapur Qurban. (ACTNews)

ACTNews, TANGGAMUS - Sukacita Iduladha turut dirasakan ratusan penyandang disabilitas binaan LKS Alamanda Tanggamus. Dalam hangatnya silaturahmi, mereka menikmati hidangan kurban berupa semur daging dan gulai yang sebelumnya dimasak oleh para relawan Global Qurban - ACT Lampung. 

Silaturahmi pada Jumat (31/7) sore itu merupakan bagian dari acara Dapur Qurban, bertempat di Halaman Kantor LKS Alamanda Blok 13 Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Tanggamus. Menerapkan protokol Covid-19, acara tersebut dihadiri oleh penyandang disabilitas dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanggamus, seperti Gisting, Kota Agung, Talang Padang, Air Naningan, dan Sumberejo. 

Tak hanya menyajikan santapan kurban yang lezat, Dapur Qurban juga memberikan paket daging kurban untuk para penyandang disabilitas yang hadir saat itu. Sehingga, daging kurbannya juga bisa diolah di rumah dan dinikmati bersama keluarga mereka.  

“Acara Dapur Qurban dan pendistribusian daging kurban ini merupakan rangkaian kegiatan program ‘Labbaik Berqurban Terbaik’. Proses penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di RPH ZBeef Indonesia Susunan Baru, Bandar Lampung. Daging kurban kemudian dikirim ke beberapa kabupaten dan kota prasejahtera. Semoga ini menjadi amal ibadah untuk seluruh donatur, mitra, relawan, dan penerima manfaat,” terang Dian Eka Darma Wahyuni selaku Kepala Cabang Global Qurban - ACT Lampung.

Bunda Ros, pegiat sosial LKS Alamanda Tanggamus, berterima kasih kepada para dermawan yang tidak henti membantu sesama, termasuk penyandang disabilitas binaan lembaganya. Ia berharap kegiatan ini dapat kembali berlanjut di Iduladha tahun depan. 

“Kami berdoa supaya tim Global Qurban - ACT Lampung tetap sehat dan dapat berjuang untuk kemanusiaan. Di tengah pandemi seperti ini, saya mengapresiasi kerja ikhlas dari teman-teman relawan. Saat masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, justru teman-teman mendatangi penerima manfaat seperti di Tanggamus ini,” ungkap Bunda Ros.

Sementara itu, Dian Eka sangat bersyukur bisa bertatap langsung dengan penyandang disabilitas di Kabupaten Tanggamus. Dalam kondisi serba terbatas, mereka masih semangat menjalani hidup dan berjuang untuk menafkahi keluarga.

“Kami harap para penyandang disabilitas dapat lebih baik lagi perekonomian dengan adanya program-program hasil kolaborasi LKS Alamanda dan Global Qurban dan ACT Lampung,” pungkas Dian. []