Penyintas Anak di Lamsel Bermain untuk Lupakan Trauma

Penyintas Anak di Lamsel Bermain untuk Lupakan Trauma

ACTNews, LAMPUNG SELATAN – Tsunami yang menerjang kawasan pesisir Lampung Selatan, tepatnya di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa, masih menyisakan duka. Ratusan infrastruktur luluh lantak tersapu ombak. Sekitar 4.000 warga harus bertahan di posko pengungsian dan rumah warga. Termasuk anak-anak.

Selasa (2/1) relawan bertemu langsung dengan penyintas tsunami di Posko Sukaraja, Kecamatan Rajabasa. Puluhan anak-anak telah menunggu kehadiran tim dukungan psikososial. Anak-anak lalu bergegas berkerumun dan terlihat sangat aktif. Keceriaan tampak di wajah anak-anak ketika relawan mengajak mereka bermain.

“Lingkaran besar, lingkaran besar, lingkaran besar...” pandu para relawan. Setiap anak lantas membentangkan tangannya, berdiri dengan rapi.

“Sekarang kita berhitung ya, ingat nomor dan teman di kanan-kirinya,” pinta Bella Elma Safira salah seorang relawan ACT. Permainan mengenal nama-nama teman pun dimulai. Sesekali yel tepuk krakatau dan ombak tsunami bergema dari mulut anak-anak.Tidak lupa, relawan juga memberikan sejumlah hadiah kepada anak-anak.

Menurut Bella, awalnya tim medis mendatangi Posko Sukaraja untuk memberikan pelayanan kesehatan. Namun, melihat keadaan anak-anak, mereka lantas berinisiatif berbagi keceriaan. “Alhamdulillah relawan terus semangat melayani penyintas tsunami, kami sudah berhari-hari berkeliling menyapa warga,” ungkapnya.

Kebahagiaan muncul dari salah satu peserta yang mengikuti dukungan psikososial, Chelsea, selain bernyanyi dirinya juga menikmati sekotak susu dan biskuit. Chelsea merasa terhibur bisa bermain dengan teman-temannya. “Seneng banget bisa ketemu kakak-kakak relawan, ramah banget, sampai-sampai lupa kemarin ada tsunami,” ucapnya.

Sementara itu, sejak Ahad (23/12) Relawan ACT-MRI telah diterjunkan untuk membantu evakuasi korban dan memberikan pelayanan dapur umum maupun Kesehatan. Posko Induk Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Way Urang juga mulai beroperasi untuk memfasilitasi masyarakat yang hendak menyalurkan bantuan,

Hingga Selasa (2/1) sedikitnya 15 posko ACT sudah dibuka. Posko tersebut di antaranya terletak di Desa Way Panas, Desa Way Lubuk, Desa Maja, 2 posko di Desa Way Muli 1, Desa Sukaraja, dan dua gudang logistik. Sabtu (26/12) lalu, ACT juga mengirimkan 10 truk bantuan logistik bagi penyintas tsunami di Lampung Selatan. []