Penyintas Banjir di Lembata Terima Bantuan Awal Berupa Logistik

Bantuan awal berupa bahan pangan didistribusikan kepada penyintas banjir bandang di Desa Wailolong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, Selasa (6/4/2021). Hingga saat ini kondisi belum benar-benar pulih, warga masih terbatas akses listrik dan air bersih.

Distribusi bantuan untuk penyintas bencana di Desa Wailolong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Selasa (6/4/2021). (ACTNews)

ACTNews, LEMBATA — Bantuan kembali didistribusikan untuk korban bencana Nusa Tenggara Timur. Bantuan bahan pangan disampaikan ke penyintas di Desa Wailolong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Selasa (6/4/2021). Daerah ini diterjang banjir bandang lahar dingin dari Gunung Ile Lewotolok, Kecamatan Ile Ape, pada Ahad (4/4/2021).

Jamal, relawan Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap mengatakan, bantuan pangan yang didistribusikan di tahap awal berupa bahan makanan pokok antara lain beras, gula, dan minyak goreng.

“Bantuan ini kami sampaikan untuk membantu kebutuhan pangan mereka di tahap awal. Saat ini, warga belum bisa beraktivitas normal apalagi mendapatkan bahan makanan. Meski banjir sudah surut, lumpur sisa banjir masih menumpuk hingga ke sudut-sudut rumah. Sebagian warga yang rumahnya hancur dan takut akan bencana banjir susulan memilih mengungsi,” kata Jamal. Ia melanjutkan, selain bahan pangan, saat ini para penyintas membutuhkan bantuan pangan siap santap, air bersih, dan sandang. 

NTT pada Ahad (4/4/2021) diterjang bencana berupa banjir bandang, rob, longsor, dan angin kencang akibat cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja. Akibat bencana ini, data per Senin (5/4/2021) pukul 23.00 WIB sebanyak 11.107 jiwa terdampak dan lebih dari setengahnya yakni 8.424 mengungsi. Selain itu sebanyak 128 orang meninggal dan 1.962 rumah terdampak.[]