Peran Dai saat Pandemi, Cholil Nafis: Penting untuk Meluruskan Akidah

Peran dai saat pandemi sangat penting. Dai di masa ini harus meluruskan akidah dan meyakinkan masyarakat terkait info yang benar, termasuk tentang pandemi dan pentingnya protokol kesehatan.

dai saat pandemi
Cholil Nafis (Kiri) saat menyampaikan dukungan Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia. (ACTNews/Hafidh).

ACTNews, JAKARTA Peran dai saat pandemi sangatlah penting. Karena tidak dipungkiri, hadirnya pandemi Covid-19 menimbulkan banyak spekulasi di tengah masyarakat. Spekulasi tentang pandemi dibuat-buat, konspirasi, dan untuk menakut-nakuti pun bermunculan. 

Imbasnya, para pemangku kepentingan harus bekerja ekstra meyakinkan masyarakat, bahwa Covid-19 merupakan virus yang nyata dan berbahaya. Padahal, keterpaparan Covid-19 bisa dicegah dengan hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan. Untuk urusan ini lah, semua pihak mengambil peran besar, termasuk para dai.

Hal tersebut setidaknya yang diungkapkan Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis dalam acara peluncuran Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia di Kantor Pusat MUI, Rabu (15/9/2021). Cholil juga menegaskan, petingnya peran dai dalam membina akidah masyarakat di tengah pandemi.

"Memberitahu masyarakat kalau memakai masker itu ibadah. Karena memakai masker untuk melindungi diri sendiri dan orang lain," katanya saat diwawancarai ACTNews.

Cholil Nafis melanjutkan, di masa pandemi tak sedikit masyarakat yang menganggap virus sebagai azab dan malapetaka. Akidah seperti ini yang perlu dai luruskan, sehingga tak memandang virus dengan satu cara berpikir saja dan lupa bahwa ini merupakan ujian dari Allah.

Berangkat dari pentingnya peran dai ini juga, MUI kemudian mendorong semua elemen bangsa agar memberikan dukungan untuk dai, khususnya mereka yang terdampak pandemi. Tujuannya, agar dakwah Islam di berbagai penjuru negeri ini tetap bergaung tanpa ada halangan sedikitpun.[]