Peran Galeri Wakaf Saham di Pasar Modal Syariah

Kehadiran Galeri Wakaf Saham tidak terlepas dari peranan pasar modal syariah yang penting dalam sistem ekonomi.

Peran Galeri Wakaf Saham di Pasar Modal Syariah' photo
Penandatanganan piagam kesepakatan antara Global Wakaf, BNI Sekuritas, serta Bursa Efek Indonesia terkait Galeri Wakaf Saham. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA - Global Wakaf mengadakan Sekolah Pasar Modal Syariah untuk yang kedua kalinya di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/11). Sekolah Pasar Modal Syariah hadir untuk memberikan edukasi bagaimana cara puluhan peserta dapat memulai untuk berbisnis di pasar modal. Selain untuk memberikan pemahaman mengenai saham, Sekolah Pasar Modal Syariah juga ditujukan agar para peserta dapat mengenal lebih dalam mengenai wakaf.

Acara itu dihadiri pula oleh perwakilan dari BNI Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku mitra dari Global Wakaf. Lewat Sekolah Pasar Modal Syariah juga, Global Wakaf mengenalkan kembali Galeri Wakaf Saham yang telah mereka luncurkan pada pertengahan Agustus lalu.

Syahru Aryansyah selaku Presiden Direktur Global Wakaf Corporation menyatakan bahwa kehadiran Galeri Wakaf Saham tidak terlepas dari peranan pasar modal syariah yang penting dalam sistem ekonomi. Baik dalam sistem ekonomi regional, maupun global.

“Karena kalau kami lihat secara makro, khususnya di Indonesia dan di umumnya di global, banyak hal yang dapat kita ambil secara positif dari ekosistem syariah, tidak hanya pasar modal saja. Mulai dari input-nya, prosesnya, output-nya itu secara syariah sangat baik sekali,” ujar Syahru.

Global Wakaf juga berharap dengan kontribusi mereka di pasar modal, para investor nantinya tidak hanya fokus dengan bisnis belaka. Mereka juga belajar bagaimana nantinya bisnis ini dapat bermanfaat bagi orang banyak.


Galeri Wakaf Saham telah diluncurkan pada awal Agustus lalu. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Kami sebagai salah satu nazir yang memang berfokus di ekonomi produktif, concern ke portofolio ekonomi yang bersifat basic. Misalnya saja pangan, pendidikan, dan kesehatan. Dananya ada yang dari orang yang berwakaf langsung ke Global Wakaf, atau ada yang dari saham. Kemudian dari dividennya yang berupa wakaf tunai, akan kami gunakan untuk portofolio yang sudah ada,” kata Syahru.

Rohma Fitri Kurniawati selaku Kepala Divisi Online Trading dari BNI Sekuritas juga berharap Galeri Investasi Syariah di Global Wakaf dapat menjangkau calon nasabah baru lebih luas lagi. Selain itu seperti halnya Global Wakaf, BNI Sekuritas juga dapat menjadi bermanfaat bagi orang banyak melalui pasar modal.

“Prinsip kami adalah trading and caring. Jadi tetap bertransaksi saham, tapi jangan juga melupakan caring dengan berbagi kepada sesama manusia,” ucap Rohma.

Untuk BEI sendiri, Tita Mustikarini selaku Kepala Unit Pengembangan Wilayah III dari Divisi Pengembangan Pasar PT BEI menjelaskan, program Wakaf Saham terhitung baru. Dengan hadirnya program dari Global Wakaf kini para investor memiliki opsi yang lebih banyak ketika ingin bertransaksi di pasar modal.

“Jadi program Global Wakaf ini baru, sehingga dapat memicu para investor yang hendak berinvestasi secara syariah. Jadi pilihannya banyak. Tidak hanya saham syariah, tapi kita juga bisa berwakaf melalui saham,” ujar Tita.

Tita juga berharap, para investor lebih tertarik untuk mengembangkan investasinya melalui Galeri Wakaf Saham, “Dengan adanya Galeri Investasi Syariah di Global Wakaf, kami berharap dapat menjaring para wakif di Global Wakaf, dapat juga untuk mengembangkan investasinya,” katanya. []

Bagikan

Terpopuler