Perjuangan Cagan, Tukang Es Cincau di Terminal Kota Bekasi

Pandemi Covid-19 dan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat turut berdampak kepada penghasilan Cagan, seorang tukang es cincau yang tidak pantang arah dalam berjuang di tengah sepinya Terminal Kota Bekasi, Jawa Barat.

Humanity food truck
Cagan, seorang tukang es cincau di Terminal Kota Bekasi, Jawa Barat, sedang memegang seporsi makanan gratis dari Humanity Food Truck ACT. (ACTNews)

ACTNews, KOTA BEKASI – Panas terik matahari di antara ratusan bus yang lalu-lalang di Terminal Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan pemandangan sehari-hari yang dinikmati Cagan, salah seorang tukang es cincau yang telah puluhan tahun lamanya berjualan di terminal seluas 1,3 hektar ini.

Pandemi Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat turut berdampak terhadap penghasilan Cagan yang semakin turun drastis. Penghasilannya merosot lantaran orang jarang bepergian menggunakan bus di terminal Bekasi.

“Ya kalau keuntungan sehari itu dapat Rp50-70 ribu Mas. Itu belum bersih (keuntungannya). Saya harus nyetor ke bos, istilahnya saya sekarang cuma kerja aja. Ini gerobak sama dagangan punya bos,” ungkap Cagan, Kamis (26/8/2021).

Terkadang, Cagan harus meratapi nasibnya sebab es cincau yang ia jual tidak habis. “Saya sedihnya kalau lagi hujan Mas, itu benar-benar enggak laku deh. Ya mau gimana juga, intinya kita bersyukur aja sama Allah,” tutur Cagan.

Kehadiran armada Humanity Food Truck dalam Operasi Makan Gratis pada siang itu menjadi rasa syukur bagi Cagan dan ratusan para pekerja di Terminal Kota Bekasi. “Alhamdulillah, saya makan siang enggak perlu keluar duit lagi. Ini bungkusnya juga bagus banget, lengkap ada sayur, daging, tahu, sama telor. Kenyang banget saya, makasih banyak ACT,” tambah Cagan.[]