Perjuangan Dakwah di Kampung Nelayan Cilincing

Ustaz Masrur merasa prihatin atas kondisi anak-anak nelayan yang sangat minim pendidikan agama, apalagi orang tua mereka begitu sibuk melaut dan bekerja di tempat pelelangan ikan.

Dai Kampung Nelayan Cilincing
Ustaz Masrur (47) berjalan menuju Musala Al Karomah di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, JAKARTA UTARA – Seorang pria bersarung dan berkopiah hitam tengah berjalan di antara nelayan yang tengah menambatkan perahu, senja itu. Titian langkahnya begitu perlahan dan cenderung hati-hati melewati tumpukan sampah plastik hasil terbawa ombak. Langkahnya terhenti saat sampai di Musala Al Karomah, yang tepat berada di bibir pantai. Rupanya belasan anak telah menunggu pria ini sambil membawa buku Iqra dan Al-Qur’an.

Ia adalah Ustaz Masrur (47), seorang dai yang telah berdakwah di Kampung Nelayan Cilincing sejak 2017. Sore itu, Ustaz Masrur akan mengajar mengaji anak-anak nelayan didikannya. Mulai dari mengajar Al-Qur’an hingga ilmu fikih.