Perjuangan Warga Yaman Hadapi Kelaparan

Tak hanya yang dekat, masyarakat Indonesia juga memiliki peluang untuk berkurban di negara lain. Termasuk di Yaman, sebuah negara di Timur Tengah yang hingga sekarang masih mengalami kelaparan.

ACTNews, YAMAN - Kini sudah hampir empat tahun, konflik antar koalisi berlangsung di Yaman. Konflik itu membahayakan kehidupan jutaan warga Yaman. SItuasi tersebut juga menimbulkan bencana kelaparan akibat ketidakmampuan warga Yaman untuk memperoleh bahan makanan.  

Bukan saja orang dewasa, bencana kelaparan justru kebanyakan menimpa anak-anak. Salah satunya Afaf, anak berusia 10 tahun yang menderita kelaparan. Afaf hanya memiliki bobot seberat 9 kilogram. Angka tersebut yang membuat Afaf juga didiagnosa menderita malnutrisi.

Afaf sudah lama tidak pergi ke sekolah karena kondisinya sangat lemah dan tidak memungkinkan. Afaf dan keluarga tinggal di kamp pengungsian yang terletak di pegunungan, di Provinsi Hajjah, Yaman. Muhammad Husein, ayah Afaf, bekerja sebagai penggembala ternak milik orang lain.

“Gaji yang diperoleh tidak cukup untuk memenuhi tujuh anggota keluarga saya. Saya mungkin bisa menahan lapar, tetapi mereka anak-anak, tidak bisa,” ungkap Husen.

Melansir artikel Al Jazeera yang dirilis pada 22 Maret 2019, tercatat ada dua juta anak yang membutuhkan makanan demi memperjuangkan kehidupannya. Meski banyak makanan yang dijual di pasar, faktanya harga yang terlalu tinggi tak dapat dijangkau oleh warga Yaman. Imbasnya, malnutrisi bisa menyerang siapa saja yang menderita kelaparan.

Selain Afaf, banyak sekali anak-anak Yaman yang juga menderita malnutrisi. Sedang malnutrisi menjadi pintu pertama, di mana anak-anak menjadi lebih rentan terserang penyakit. Fakta itu dibuktikan dengan adanya kasus kolera yang juga sudah menghantui warga Yaman, terutama anak-anak. Catatan terakhir, lebih dari ratusan kasus kolera terjadi di Yaman.

Berkurban, kurangi bencana kelaparan Yaman

Menebarkan kebaikan kurban, bisa ke mana dan siapa saja. Tak hanya yang dekat, masyarakat Indonesia juga memiliki peluang untuk berkurban di negara lain. Termasuk di Yaman, sebuah negara bagian Timur Tengah yang hingga sekarang masih mengalami kelaparan.

Global Qurban pada Iduladha mendatang pun akan kembali menyapa warga Yaman. Lewat berbagai program kurban, Global Qurban mengajak para dermawan turut berkurban untuk Yaman. Insyaallah, daging kurban yang diberikan sedikit banyak dapat mengurangi bencana kelaparan di Yaman. []


Sumber foto: Al Jazeera