Persiapan Lumbung Ternak Wakaf di Bogor yang Pasok Hewan Terbaik Jelang Iduladha

Menyambut Iduladha, Lumbung Ternak Wakaf di Bogor, Jawa Barat, telah menyiapkan ratusan hewan kurban. Hewan-hewan tersebut dirawat dan dijaga kesehatannya guna menjadi kurban yang berkualitas untuk para shohibul kurban.

lumbung ternak wakaf
Pembersihan hewan di Lumbung Ternak Wakaf Bogor, Jawa Barat. (ACTNews)

ACTNews, BOGOR – Sebulan menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, Global Wakaf-ACT telah menyiapkan Lumbung Ternak Wakaf (LTW) di berbagai wilayah di Indonesia untuk mengelola ternak kurban. Kesibukan LTW pun sudah terlihat, salah satunya di LTW Bulubak, Bogor Barat, Jawa Barat.

Sedikitnya 270 ternak dirawat dalam LTW yang memiliki luas keseluruhan 500 meter persegi tersebut. Mayoritas adalah domba indukan yang rata-rata usia sekitar 2 tahun. Namun, jumlah ternak ini akan terus bertambah hingga menjelang Iduladha.

Salah satu penanggung jawab LTW Bubulak, Ahmad Rizal Fahmi menjelaskan, setiap hari hewan ternak mendapat pangan yang bergizi tinggi, serta vitamin dan supleman yang mampu menjaga kesehatan ternak.

"Selain rumput dan vitamin, ternak setiap hari kami beri pakan konsentrat tiga kali sehari. Pemberian konsentrat karena memiliki nutrisi yang sangat tinggi. Bagi ternak, konsentrat bermanfaat untuk meningkatkan mutu gizi pakan sehingga mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ternak," jelas Fahmi, Kamis (2/6/2022). 

Selain pakan, kebersihan ternak dan kandang juga menjadi perhatian para pengurus LTW. Setiap hari, pengurus akan memandikan ternak menggunakan air dan sabun untuk membersihkan kuman serta bakteri yang menempel pada tubuh ternak. Kandang dan tempat makan ternak juga disikat untuk menghindari pertumbuhan jamur dan bakteri, yang berpotensi membuat ternak sakit.

Pengelolaan LTW juga bersinergi dengan salah satu rumah potong hewan di Kota Bogor. Lewat sinergi ini, ratusan ternak di LTW juga dipantau kesehatannya oleh dokter hewan yang disediakan pihak RPH. Pemantau secara berkala oleh dokter hewan ini berguna untuk menghindari para ternak terserang berbagai penyakit, salah satunya penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kebijakan ketat kami terapkan untuk mencegah masuknya PMK ke LTW di Bogor. Salah satunya membatasi masyarakat luar untuk masuk ke kandang. Maksimal 3 orang luar yang diizinkan masuk ke kandang tiap harinya. Ketiga orang tersebut juga wajib memakai APD yang kami sudah sediakan, serta disemprotkan desinfektan. Hal ini agar bakteri atau virus yang dibawa masyarakat luar tidak masuk ke kandang," pungkas Fahmi.[]