Pesantren Edar Syifa Tasikmalaya Terima Bantuan Beras

Pesantren Edar Syifa merupakan pesantren yang baru berdiri pada 2016. Jumlah santri di pesantren tersebut ada 46 orang dan hanya ada 4 pengajar saja. Sementara kondisi bangunan pesantren masih terpisah-pisah karena keterbatasan.

Pesantren Edar Syifa menerima bantuan 150 kilogram beras dari program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI). (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA - Program Beras untuk santri Indonesia (BERISI) kembali menyapa adik-adik santri di Tasikmalaya. Kali ini 1,5 kuintal beras diberikan kepada Pesantren Edar Syifa di Desa Pasirjaya, Kecamatan, Sukajaya, Tasikmalaya pada Kamis (2/1).

Tasikmalaya adalah Kota Santri yang di dalamnya masih terdapat banyak santri dan pesantren prasejahtera. “Program BERISI menjadi bentuk komitmen kami untuk menyejahterakan santri yang ada di Tasikmalaya dan Priangan Timur,” ujar M. Fauzi Ridwan dari Tim Program ACT Tasikmalaya

Fauzi menambahkan bahwa program ini akan terus berjalan ke depannya. Hingga Januari ini, ada lebih dari 20 pesantren calon penerima manfaat program BERISI di Tasikmalaya. 

Pesantren Edar Syifa merupakan pesantren yang baru berdiri pada 2016. Jumlah santri di pesantren tersebut ada 46 orang dan hanya ada 4 pengajar saja. Sementara kondisi bangunan pesantren masih terpisah-pisah karena keterbatasan.

Ustaz Abu Nisa, salah satu pengasuh Pesantren Edar Syifa, mengucapkan terima kasih atas bantuan beras yang diberikan. Abu Nisa yang mengasuh puluhan santri dari berbagai pelosok daerah ini menuturkan, beras tersebut sangat dibutuhkan untuk para santrinya.

Hatur nuhun, bantuan berasnya kami terima dan sangat bermanfaat untuk santri kami. Pesantren ini mah pesantren perjuangan. Masih merangkak, tapi melihat semangat anak-anak, yang bahkan berasal dari luar Pulau Jawa, membuat kami semangat. Yakin, Insyaallah Allah mah Maha Penolong,” ungkap Ustaz Abu Nisa. []