Pesantren Hidayatullah Kabupaten Buru Butuh Dukungan Dermawan

Tanpa dipungut biaya sama sekali, para santri bisa belajar di Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Savana Jaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru. Segala fasilitas ditopang oleh pesantren, namun sumber dana yang terbatas membuat para santri dan pengajar menjalani kegiatan belajar dengan fasilitas minim.

Salah satu bangunan di Pondok Pesantren Hidayatullah. (ACTNews)

ACTNews, BURU – Pesantren Hidayatullah Buru yang terletak di Desa Savanajaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku telah berdiri lima tahun lalu. Pesantren ini mendidik 50 anak santri. Para santri belajar gratis. Kebutuhan operasional pendidikan mengandalkan kedermawanan sejumlah donatur yang tidak selalu ada dan donasi dari warga sekitar. 

Saat ini Pesantren Hidayatullah sedang menghadapi keterbatasan fasilitas dan bahan makanan. Para santri seringkali belajar di luar ruangan, tidak ada bagunan sekolah, hanya ada dua gedung asrama, satunya asrama untuk santri laki-laki dan satunya lagi untuk santri perempuan. Fasilitas-fasilitas ini pun mesti dibagi menjadi tempat tinggal ustaz dan ustazah yang mengajar di pesantren tersebut.

Sementara, untuk makan sehari-hari, para santri hanya mengandalkan lauk-pauk seadanya. “Alhamdulillah apabila kami mempunyai beras. Santri bisa makan nasi dengan lauk kelapa dan terasi,” cerita Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Muhammad Hidayatulloh pada Senin (30/11) lalu.

Menurut Hidayatullah, keadaan ini tidak memengaruhi keikhlasan santri dan para pengajar. Para guru tidak mengharapkan upah sepersen pun dari pesantren. Mereka tetap berusaha mendidik para santri sebaik mungkin.

Tim Program ACT Maluku Muhammad Syamsudin Mahu pun mengajak para dermawan untuk membantu kegiatan belajar mengajar di Pesantren Hidayatullah. Menurut Syamsudin, pesantren ini termasuk dalam pendidikan tepian negeri yang perlu diperhatikan.

“Kami berharap bisa berkolaborasi dengan dermawan di seluruh Indonesia dalam membantu Pondok Pesantren Hidayatullah. Insyaallah, secara bersama-sama kita bisa membangun fasilitas pendidikan. Bantuan dapat sahabat dermawan salurkan melalui Indonesia Dermawan atau melalui BNI Syariah di nomor rekening 88 0000 4451 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap Maluku,” ajak Syamsudin.[][