Pesantren Ludes Terbakar, Nasib Santri Terlantar

Kobaran api meluluhlantakkan seluruh bangunan Pondok Pesantren Nurul Hidayah di Desa Panyaungan, Kabupaten Lebak, Banten. Kini puluhan santri terpaksa menumpang di rumah warga. Mereka pun kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

Pesantren Nurul Hidayah Lebak Banten Terbakar
Kondisi Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lebak, Banten. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN LEBAK – Masih tergambar jelas dalam ingatan para santri akan kobaran api yang begitu dahsyat membakar seluruh bangunan Pondok Pesantren Nurul Hidayah di Kampung Sawah Baru, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (28/9/2021). Korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran yang terjadi pada pukul 11.00 siang ini.

Ludesnya seluruh bangunan pesantren yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu ini, sekaligus meluluhlantakkan barang-barang milik para santri, termasuk buku dan mushaf Al-Qur’an. Harapan menuntut derasnya ilmu pengetahuan seolah sirna dalam sekejap dan hanya menyisakan puing-puing hitam yang berserakan.


Tim ACT-MRI Lebak memberikan bantuan Beras Wakaf kepada santri Nurul Hidayah Lebak. (ACTNews)

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kini para santri dan pengurus pesantren masih menanti harapan akan tempat berlindung dan belajar yang layak. Kini, mereka terpaksa menumpang ke rumah warga sekitar di tengah ketidakpastian.

Tim ACT-MRI Lebak pun telah mengunjungi lokasi untuk memberikan berbagai macam paket bantuan kepada para santri, mulai dari paket pangan, Al-Qur’an, dan perlengkapan mandi, Jumat (1/10/2021) pagi. Melalui bantuan ini, para santri dan pengurus Pondok Pesantren Nurul Hidayah mengaku sangat bersyukur atas kepedulian yang diberikan.

Qadarullah, ini menjadi musibah bagi pengurus dan para santri Nurul Hidayah. Ketika kami tahu ada musibah ini, kami langsung mengumpulkan donasi dan sedekah dari para dermawan sekalian. Alhamdulillah kami menjadi lembaga dan donatur pertama yang hadir di Pondok Pesantren Nurul Hidayah ini,” ungkap Koordinator MRI Wilayah Kabupaten Lebak Endang Suhendar.

Endang menuturkan, kehadiran ACT-MRI Lebak dalam memberikan bantuan adalah wujud membangun solidaritas keumatan, di samping bisa meringankan kondisi para santri yang sangat membutuhkan bantuan. “Insyaallah kehadiran donatur dan relawan mendapatkan keberkahan serta perlindungan dari Allah Subhanu Wa Ta’ala,” tambahnya.[]