Pesantren Prasejahtera di Kalsel Terima Bantuan Beras

Berada di Kalsel, Pesantren Nurul Hidayah menerima satu ton beras dari program BERISI ACT. Pesantren ini menampung santri dari kalangan ekonomi prasejahtera, yatim, serta mereka yang telah ditinggalkan orang tua.

Pesantren Prasejahtera di Kalsel Terima Bantuan Beras' photo
Santri Nurul Hidayah yang menerima beras dari program BERISI ACT. (ACTNews)

ACTNews, BANJAR – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan mendistribusikan satu ton beras untuk santri-santri Pesantren Nurul Hidayah di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (7/11) pagi. Aksi tersebut merupakan implementasi dari program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang menyasar pesantren-pesantren di pedalaman atau masih memiliki keterbatasan infrastruktur maupun kebutuhan pangan.

“Pesantren Nurul Hidayah berada jauh dari pusat kota dengan kondisi bangunan yang sudah cukup tua, maka program ini sangat layak untuk disalurkan ke sana,” ungkap Zainal Arifin selaku Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan.

Zainal menyebut, di Kalimantan Selatan ada 215 pesantren yang berdiri dan masih banyak yang dalam kondisi prasejahtera. Program ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan santri serta turut membantu perjuangan santri dalam menuntut ilmu dan meluaskan dakwah mereka.