Peternak Lebah Kelulut Binaan ACT Aceh dan YBM PLN Banda Aceh Panen Madu Perdana

Pembinaan Aksi Cepat Tanggap Aceh bersama Yayasan Baitul Maal PT PLN Persero - UPT Banda Aceh kepada peternak lebah madu kelulut di Gampong Mureu Ulee Titi, Indrapuri, Aceh Besar, telah menampakkan hasil. Rabu (23/9) lalu, para peternak melakukan panen perdana.

Peternak Lebah Kelulut Binaan ACT Aceh dan YBM PLN Banda Aceh Panen Madu Perdana' photo
Salah satu peternak lebah madu kelulut anggota binaan Peningkatan Ekonomi Duafa melalui Budidaya Kelulut di Gampong Mureu Ulee Titi memanen madu. (ACTNews)

ACTNews, ACEH BESAR – Peternak lebah madu Program Peningkatan Ekonomi Duafa melalui Budidaya Kelulut di Gampong Mureu Ulee Titi, Indrapuri, Aceh Besar, binaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) - UPT Banda Aceh melakukan panen madu perdana, Rabu (23/9).⁣

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, program budidaya kelulut melibatkan 10 keluarga dari kawasan Indrapuri. Masing-masing keluarga diberikan tiga sarang madu kelulut untuk dibudidayakan. “Hari ini kita melakukan panen perdana madu kelulut. Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan,” terangnya.⁣ Jumlah madu hasil panen perdana ini hampir mencapai 500 mili per sarangnya.⁣

Ia menambahkan, pembudidayaan madu kelulut berpotensi sangat baik untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Apalagi proses pembudidayaannya bisa dilakukan dengan mudah, tidak memerlukan biaya besar, fleksibel dari segi manajemen waktu, dan alam semakin terjaga.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, permintaan madu kelulut meningkat karena dipercaya sangat baik bagi kesehatan. ACT Aceh bersama YBM PLN pun akan membantu menghubungkan peternak madu kelulut binaan dengan pembeli.  “Permintaan madu di pasaran begitu tinggi. Insya Allah madu menjadi salah satu alternatif usaha menjanjikan dalam kondisi serba sulit sekarang ini,” kata Husaini.⁣

Perwakilan YBM PLN PT PLN Persero - UPT Banda Aceh Edo Safri Fernando mengatakan, pembudidayaan madu kelulut ini masih permulaan. Ia berharap panen perdana ini dapat meningkatkan ekonomi keluarga peternak binaan. “Ke depan masih bisa ditambah daftar peternak penerima manfaat. Insya Allah, kalau terus berkembang akan kami usulkan ke (YBM PLN) pusat,” terangnya.⁣

Muzakkir, salah seorang petani kelulut mengaku terbantu dengan program pembinaan budidaya madu kelulut tersebut. Ia berharap program tersebut bisa terus berjalan mendampingi para peternak di Gampong Mureu Ulee Titi. “Tentunya kami juga berdoa agar program seperti ini dapat bermanfaat lebih luas menjangkau peternak di wilayah lainnya,” kata Muzakkir.[]⁣

Bagikan

Terpopuler